18

Panduan KYC Calon Nasabah Syariah

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Pembiayaan Syariah (USPPS)

Panduan KYC (Know Your Customer) & Credit Profiling BUMDes

Dokumen ini menjelaskan kerangka kerja (framework) yang digunakan oleh Unit Simpan Pinjam BUMDes dalam menyeleksi dan menilai kelayakan nasabah sebelum pencairan kredit.

Mengapa KYC Penting?#

Di masa lalu, banyak BUMDes mengalami kredit macet karena hanya bermodalkan "Saling Kenal" atau data KTP/KK saja. Pendekatan ini lemah karena tidak mengukur Capacity (Kapasitas Bayar) secara objektif.

Dengan fitur KYC terbaru di ERP BUMDes, kita menerapkan prinsip perbankan modern yang disederhanakan:

Komponen 5C dalam Sistem BUMDes#

  1. Character (Karakter)
  • Diukur melalui Credit Score statis (berdasarkan riwayat pinjaman masa lalu di sistem).
  • AI Assessment: Asisten BUMDes menganalisa apakah ada histori telat bayar berulang.
  1. Capacity (Kapasitas)
  • Data Baru: Penghasilan Bulanan vs Pengeluaran Rutin.
  • Tanggungan: Jumlah anak/tanggungan keluarga.
  • DSR (Debt Service Ratio): Sistem AI akan menghitung secara otomatis. Idealnya, total angsuran BUMDes + pengeluaran rutin tidak boleh melebihi 70% dari pendapatan bulanan.
  1. Capital (Modal/Aset)
  • Diukur dari saldo Simpanan Pokok, Wajib, dan Sukarela yang mengendap di BUMDes. Nasabah dengan tabungan besar memiliki safety net yang lebih baik.
  1. Collateral (Agunan)
  • Secara bawaan, BUMDes dapat menggunakan konsep Cross-Collateral (Agunan Lintas Unit), seperti menahan hasil panen padi di unit pertanian jika nasabah macet di USP.
  1. Conditions (Kondisi Ekonomi)
  • Data Baru: Pekerjaan / Sektor Usaha.
  • Status Tempat Tinggal: Nasabah dengan rumah "Milik Sendiri" secara statistik memiliki rasio pelarian (flight risk) yang jauh lebih rendah dibandingkan "Sewa/Kontrak".

Aturan Pengisian Kontak Darurat#

Demi mengamankan aset BUMDes dari nasabah yang "kabur" atau pindah alamat tanpa jejak, kasir wajib mengisi dua data keamanan ini:

  1. Nama Ibu Kandung: Digunakan sebagai pertanyaan otentikasi jika nasabah kehilangan akses aplikasi atau PIN.
  2. Kontak Darurat: Wajib diisi dengan Keluarga yang TIDAK SERUMAH (contoh: Paman, Kakak Kandung beda rumah, atau Anak yang sudah berkeluarga). Ini sangat krusial bagi tim kolektor.

Penilaian Otomatis oleh Asisten BUMDes#

Setiap kali Anda mendaftarkan nasabah baru dengan data KYC yang lengkap, Anda tidak perlu menghitung kelayakan secara manual. Cukup buka Profil Nasabah -> klik tombol Minta AI Menganalisa Nasabah Ini. Peter (AI) akan seketika menimbang rasio pengeluaran, status rumah, dan pekerjaan mereka, lalu mengeluarkan kesimpulan:

  • 🔴 High Risk: Risiko tinggi, tolak atau minta agunan tambahan.
  • 🟡 Medium Risk: Berikan limit kecil untuk tes karakter.
  • 🟢 Low Risk: Aman untuk diberikan pinjaman penuh.

Apakah panduan ini membantu Anda?