18

Skenario Testing & QA Peternakan

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Peternakan Ayam & Unggas

Skenario Pengujian & QA - Unit Peternakan Terpadu (UNT-LAYER)

Dokumen ini memuat matriks pengujian jaminan kualitas perangkat lunak (Quality Assurance), pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Testing / UAT), dan validasi integritas transaksi aset biologis agrikultur pada Unit Peternakan BUMDes.


1. Lingkup Pengujian Sistem Peternakan#

Pengujian mencakup seluruh siklus operasional peternakan unggas:

  1. Registrasi Flok Pullet Baru & Pencatatan Nilai Kapitalisasi Aset Biologis (1-150.01).
  2. Input Recording Panen Harian (Butir Telur, Bobot Kg, Pakan, dan Mortalitas).
  3. Validasi Otomatis Rumus Hen-Day Production (HDP) dan Feed Conversion Ratio (FCR).
  4. Penyesuaian Saldo Populasi Ayam Hidup (Flock Population Decrement).
  5. Pembukuan Persediaan Telur Masuk Gudang (1-140.01) dan Penerbitan Barcode Batch.
  6. Penyaluran Telur Berbasis Aturan FIFO dan Penjualan Antar-Unit BUMDes.
  7. Amortisasi Mingguan Aset Biologis Ayam Layer sesuai PSAK 69 (1-152.01).
  8. Likuidasi Ayam Afkir dan Penutupan Siklus Flok Kandang.

2. Matriks Pengujian Kasus UAT (User Acceptance Testing)#

ID TestKategoriSkenario PengujianLangkah PengujianHasil yang DiharapkanStatus
TC-LAYER-01PulletPenerimaan flok pullet baruMasukkan data flok: 5.000 ekor @Rp 85.000 (Total Rp 425.000.000).Terbentuk ID Flok aktif, populasi awal tercatat 5.000 ekor, terbit jurnal debet Aset Biologis 1-151.01 dan kredit RK Holding 2-610.PASSED
TC-LAYER-02RecordingInput panen harian normalInput: 4.600 butir (287,5 kg), pakan 575 kg, mati 2 ekor, afkir 0 pada flok 5.000 ekor.Sistem otomatis menghitung HDP = 92,00%, FCR = 2,00. Populasi ayam berkurang menjadi 4.998 ekor.PASSED
TC-LAYER-03Alarm FCRDeteksi anomali lonjakan FCRInput: pakan 700 kg tapi hasil telur hanya 250 kg (FCR = 2,80).Sistem memunculkan peringatan merah: "FCR 2.80 melampaui batas toleransi 2.25. Wajib masukkan catatan investigasi kebocoran pakan".PASSED
TC-LAYER-04MortalitasPenanganan kematian abnormalInput mortalitas 35 ekor dalam satu hari (> 0,5% dari populasi).Sistem mengunci status flok menjadi "WASPADA WABAH", mengirim notifikasi instan ke WhatsApp Dokter Hewan, dan memposting jurnal kerugian kematian ayam 5-105.01.PASSED
TC-LAYER-05GudangKonversi panen ke krat dan trayInput panen 4.600 butir telur utuh.Sistem otomatis mengonversi ke stok gudang: 30 Krat utuh (4.500 butir) + 3 Tray lepas (90 butir) + sisa 10 butir. Terbit batch barcode.PASSED
TC-LAYER-06FIFOPencegahan penjualan telur kedaluwarsaStaf mencoba menerbitkan Surat Jalan untuk batch telur berumur 5 hari di gudang.Sistem menolak transaksi: "Batch telur melewati batas masa simpan gudang 4 hari. Wajib dialihkan ke pengolahan internal atau evaluasi mutu".PASSED
TC-LAYER-07PenjualanPenjualan kredit ke Toko Ritel BUMDesMenerbitkan Surat Jalan 150 kg telur ke Unit Toko Ritel (Unit 17) harga Rp 26.000/kg.Saldo persediaan gudang berkurang 150 kg, terbit piutang 1-120.01 Rp 3.900.000 dan surat jalan berstempel digital QR sah.PASSED
TC-LAYER-08ManureTransfer limbah kotoran ke TPS3RMerekam pengiriman 50 karung kotoran ayam ke Unit 21 TPS3R.Terbit tanda terima limbah terhubung ke modul pupuk organik Unit 21 dengan biaya transfer Rp 0 (transaksi simbiosis mutualisme).PASSED
TC-LAYER-09PSAK 69Amortisasi mingguan aset biologisMenjalankan proses amortisasi akhir minggu untuk flok 5.000 ekor.Terbit jurnal otomatis: Debet Beban Amortisasi Ayam 5-104.01 dan Kredit Akumulasi Amortisasi 1-152.01 sebesar Rp 5.178.550 (Rp 1.035,71 x 5.000 ekor).PASSED
TC-LAYER-10CullingPenjualan ayam afkir tutup flokFlok mencapai umur 80 minggu (HDP 60%), menjual sisa 4.600 ekor @Rp 28.000/ekor tunai.Kas bertambah Rp 128.800.000, nilai perolehan ayam dan akumulasi amortisasi dihapusbukukan, status flok berubah menjadi "CULLED/CLOSED".PASSED

3. Uji Beban & Integritas Transaksi Bersamaan#

  • Simultaneous Recording: Pengujian penginputan serentak data recording panen dari 4 blok kandang berbeda pada pukul 16.00 WIB berhasil diselesaikan dalam waktu rata-rata 320 milidetik tanpa anomali data (zero race conditions).
  • Integritas Saldo Fisik: Total stok telur pada sistem selalu sinkron dengan hasil hitung fisik karton tray di gudang (Zero Inventory Discrepancy).

Apakah panduan ini membantu Anda?