18

Standar Akuntansi Jasa Pariwisata (Suffix .20)

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Ekowisata & Wahana Pedesaan

Standar Akuntansi & COA: Unit Ekowisata & Pariwisata Pedesaan (UNT-WISATA, Suffix .20)

1. Landasan Teori SAK EP & Rekonsiliasi Kas Wisata#

Operasional pariwisata memiliki karakteristik volume transaksi kas harian yang sangat tinggi pada akhir pekan (weekend peak), penjualan tiket berjangka pendek, serta keterlibatan pihak ketiga (perusahaan asuransi jiwa pengunjung, asosiasi pemandu lokal, dan dinas pendapatan daerah). Sesuai SAK EP, seluruh pendapatan tiket diakui pada saat tiket terpakai atau terjual tanpa hak pengembalian, dan premi asuransi diakui sebagai kewajiban titipan bukan sebagai pendapatan BUMDes.


2. Struktur Bagan Akun Standar (COA Suffix .20)#

Nomor AkunNama Akun (Bahasa Indonesia)Klasifikasi AkunSaldo NormalDeskripsi Singkat
1-101.20Kas Loket & Kasir GerbangAset LancarDebitKas fisik uang tunai di laci loket tiket masuk.
1-102.20Bank Operasional Unit PariwisataAset LancarDebitRekening bank giro penerimaan settlement QRIS & transfer.
1-103.20Piutang Reservasi Event B2BAset LancarDebitTagihan paket gathering rombongan korporat/sekolah.
1-105.20Persediaan Gelang Kertas & KarcisAset LancarDebitStok fisik kertas thermal synthetic wristband belum terpakai.
1-203.20Aset Tetap Wahana & Alat OutboundAset Tidak LancarDebitNilai perolehan motor ATV, instalasi flying fox, tenda dome.
1-213.20Akumulasi Penyusutan WahanaKontra AsetKreditAkumulasi depresiasi mesin ATV dan wahana outbound.
2-101.20Pendapatan Diterima di Muka EventKewajiban Jangka PendekKreditUang Muka (DP 50%) sewa aula/gathering belum terlaksana.
2-201.20Utang Bagi Hasil Pemandu WisataKewajiban Jangka PendekKreditHak komisi 90% pemandu lokal menunggu pencairan mingguan.
2-202.20Utang Titipan Premi AsuransiKewajiban Jangka PendekKreditTitipan premi Rp 1.000/orang hak asuransi Jasaraharja/Bumida.
2-203.20Utang Pajak Hiburan Daerah (PBJT)Kewajiban Jangka PendekKreditPajak Barang & Jasa Tertentu (PBJT) Kesenian & Hiburan.
4-101.20Pendapatan Tiket Masuk KawasanPendapatan UsahaKreditPendapatan bersih tiket gerbang masuk pengunjung.
4-102.20Pendapatan Wahana Khusus & RekreasiPendapatan UsahaKreditPendapatan sewa wahana ATV, flying fox, dan kolam renang.
4-103.20Pendapatan Sewa Fasilitas & CampingPendapatan UsahaKreditPendapatan sewa kavling camping ground, aula, dan tenda.
4-104.20Pendapatan Komisi Pemandu (10%)Pendapatan UsahaKreditBagian 10% administrasi atas jasa pemandu lokal.
5-101.20Beban Pemeliharaan Wahana & FasilitasBeban OperasionalDebitBiaya servis rutin ATV, pelumasan sling baja flying fox.
5-102.20Beban Kebersihan & Perawatan LanskapBeban OperasionalDebitPupuk taman, pemotong rumput, kantong sampah kawasan.
5-103.20Beban Perlengkapan Tiket GelangBeban OperasionalDebitPemakaian kertas gelang barcode dan ribbon printer kasir.
5-201.20Beban Penyusutan Wahana & OutboundBeban DepresiasiDebitAmortisasi bulanan nilai buku wahana wisata.
1-620Rekening Koran BUMDes HoldingAkun Antar-EntitasSimetrisSetoran laba bersih unit pariwisata ke kas induk desa.
1-619Rekening Koran Unit Kuliner (Resto)Akun Antar-EntitasSimetrisTagihan internal konsumsi katering rombongan outbound.

3. Matriks 5 Skenario Penjurnalan Akuntansi Baku#

Skenario 1: Penjualan 100 Tiket Masuk Tunai di Loket Gerbang Utama

Kasus: Penjualan 100 lembar tiket @ Rp 10.000 (Total Rp 1.000.000). Rincian per tiket: Pendapatan BUMDes Rp 8.000, Titipan Premi Asuransi Rp 1.000, dan Titipan Pajak Hiburan Daerah (PBJT 10%) Rp 1.000.

[DEBIT] 1-101.20 Kas Loket & Kasir Gerbang Rp 1.000.000
 [KREDIT] 4-101.20 Pendapatan Tiket Masuk Kawasan Rp 800.000
 [KREDIT] 2-202.20 Utang Titipan Premi Asuransi Rp 100.000
 [KREDIT] 2-203.20 Utang Pajak Hiburan Daerah (PBJT) Rp 100.000
(Keterangan: Penjualan 100 tiket masuk shift pagi tanggal 14 September 2026)

Skenario 2: Penjualan Tiket Wahana ATV via QRIS BUMDes

Kasus: Wisatawan menyewa 2 unit ATV (@ Rp 25.000 = Rp 50.000) dan membayar non-tunai via scan QRIS bank.

[DEBIT] 1-102.20 Bank Operasional Unit Pariwisata Rp 50.000
 [KREDIT] 4-102.20 Pendapatan Wahana Khusus & Rekreasi Rp 50.000
(Keterangan: Pembayaran sewa wahana ATV transaksi QRIS settlement)

Skenario 3: Reservasi Paket Gathering Outbound Instansi B2B (DP 50% & Pelunasan)

Kasus: Rombongan kantor memesan paket gathering senilai Rp 10.000.000 (mencakup tiket, sewa aula, dan katering makan siang dari Unit 19 Resto BUMDes Rp 4.000.000). Rombongan membayar DP Rp 5.000.000 via transfer bank.

Saat Penerimaan DP:

[DEBIT] 1-102.20 Bank Operasional Unit Pariwisata Rp 5.000.000
 [KREDIT] 2-101.20 Pendapatan Diterima di Muka Event Rp 5.000.000
(Keterangan: Penerimaan DP 50% paket gathering Dinas Pendidikan)

Saat Hari Pelaksanaan & Pelunasan Sisa 50% (Tunai Rp 5.000.000):

Langkah A - Pengakuan Kas Pelunasan:
[DEBIT] 1-101.20 Kas Loket & Kasir Gerbang Rp 5.000.000
[DEBIT] 2-101.20 Pendapatan Diterima di Muka Event Rp 5.000.000
 [KREDIT] 4-103.20 Pendapatan Sewa Fasilitas & Camping Rp 6.000.000
 [KREDIT] 1-619 Rekening Koran Unit Kuliner Resto Rp 4.000.000
(Keterangan: Pengakuan pendapatan sewa aula/fasilitas dan transfer katering ke Unit 19)

Skenario 4: Jasa Pemandu Wisata Lokal & Pembagian Komisi Mingguan

Kasus: Turis menyewa pemandu wisata lokal paket tracking air terjun senilai Rp 100.000 tunai. Sesuai aturan: 90% (Rp 90.000) hak pemandu, 10% (Rp 10.000) komisi administrasi BUMDes.

Saat Penerimaan di Loket:

[DEBIT] 1-101.20 Kas Loket & Kasir Gerbang Rp 100.000
 [KREDIT] 2-201.20 Utang Bagi Hasil Pemandu Wisata Rp 90.000
 [KREDIT] 4-104.20 Pendapatan Komisi Pemandu (10%) Rp 10.000
(Keterangan: Penerimaan jasa tour guide tracking grup A)

Saat Penyaluran Tunai Mingguan ke Pemandu:

[DEBIT] 2-201.20 Utang Bagi Hasil Pemandu Wisata Rp 90.000
 [KREDIT] 1-101.20 Kas Loket & Kasir Gerbang Rp 90.000
(Keterangan: Pembayaran honor konsinyasi pemandu wisata Bp. Joko)

Skenario 5: Depresiasi Bulanan Aset Wahana Wisata (Garis Lurus)

Kasus: Wahana Flying Fox senilai Rp 60.000.000 memiliki masa manfaat 5 tahun (60 bulan) tanpa nilai sisa. Beban depresiasi per bulan = Rp 1.000.000.

[DEBIT] 5-201.20 Beban Penyusutan Wahana & Outbound Rp 1.000.000
 [KREDIT] 1-213.20 Akumulasi Penyusutan Wahana Rp 1.000.000
(Keterangan: Pencatatan depresiasi bulanan wahana flying fox)

Apakah panduan ini membantu Anda?