18

Standar Akuntansi Manufaktur SAK EP .161

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Pabrik Pakan Ternak Feedmill Mandiri

Standar Akuntansi Manufaktur Pabrik Pakan Ternak Feedmill (UNT-FEED)

1. Landasan Akuntansi Biaya Manufaktur SAK EP#

Pabrik Pakan Ternak Mandiri (Feedmill) menyelenggarakan pembukuan berbasis Akuntansi Biaya Manufaktur (Manufacturing Cost Accounting) berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) Bab 13 (Persediaan). Seluruh pencatatan transaksi menggunakan Suffix Akun Terisolasi .161 (Sub-Holding Ketapang Feedmill).

1.1 Tiga Komponen Biaya Produksi Pakan (Cost of Goods Manufactured)

  1. Biaya Bahan Baku Langsung (Direct Materials): Meliputi jagung pipil giling, tepung maggot BSF Unit 21, dedak bekatul, bungkil kedelai (SBM), dan premix asam amino.
  2. Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor): Upah operator mesin hammer mill, petugas timbang batching mixer, dan operator mesin pelet.
  3. Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead / BOP): Biaya listrik mesin 3-phase, oli mesin/grease, solar steam boiler, penyusutan mesin pabrik, dan karung kemasan.

2. Bagan Akun Standar (COA) Suffix .161#

Kode AkunNama Akun AkuntansiPosisi NormalFungsi & Deskripsi
1-101.161Kas Tunai Operasional Pabrik PakanDebitUang tunai kecil di loket gudang timbang pabrik.
1-102.161Rekening Bank Operasional FeedmillDebitRekening bank operasional pembelian bahan & penjualan.
1-140.161Persediaan Bahan Baku MentahDebitStok fisik jagung, tepung maggot, dedak, & premix di silo.
1-141.161Persediaan Barang Dalam Proses (WIP)DebitNilai akumulasi bahan baku & BOP yang sedang diaduk di mixer.
1-142.161Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished)DebitStok pakan pelet kemasan karung 50 kg siap distribusi.
1-143.161Persediaan Karung & Perlengkapan KemasDebitStok karung anyaman plastik, label sablon, dan benang jahit.
1-616Rekening Koran (RK) Sub-Holding KetapangTimbal BalikAkun penyeimbang transaksi intra-holding peternakan/pakan.
2-101.161Hutang Usaha Supplier Bahan BakuKreditTagihan tempo pengadaan premix & vitamin eksternal.
4-100.161Pendapatan Penjualan Pakan TernakKreditPenjualan pakan ke peternak luar / komersial umum.
5-101.161Biaya Pemakaian Bahan Baku LangsungDebitNilai bahan baku yang dikeluarkan dari gudang untuk produksi.
5-102.161Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL)DebitUpah tenaga operator produksi per batch mixing.
5-103.161Biaya Listrik & Energi Mesin PabrikDebitTarif listrik PLN industri penggerak motor hammer mill/pelet.
5-104.161Biaya Pemeliharaan & Suku Cadang MesinDebitPenggantian saringan hammer mill, roll die, dan pelumas.
5-204.161Beban Susut Penepungan & Debu (Dust)DebitNilai bahan yang hilang menjadi debu halus (maksimal 1,0%).

3. Skenario Penjurnalan Transaksi Manufaktur Otomatis#

Skenario 1: Penerimaan Jagung Pipil dari Unit 03 (Pertanian) Secara At-Cost

Pabrik pakan menerima 5.000 kg jagung pipil kering dari Unit 03 dengan harga perolehan murni (at-cost) Rp 4.500/kg (total Rp 22.500.000). Transaksi diselesaikan via Rekening Koran internal:

[DEBIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 22.500.000
[KREDIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 22.500.000

(Keterangan: Unit 03 mencatat pengkreditan persediaan jagung dan mendebit akun RK simetris)


Skenario 2: Penerimaan Tepung Maggot BSF dari Unit 21 (TPS3R)

Pabrik pakan menerima kiriman 500 kg tepung maggot BSF kering berprotein 42% dari Unit 21 (TPS3R) dengan harga transfer at-cost Rp 6.000/kg (total Rp 3.000.000):

[DEBIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 3.000.000
[KREDIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 3.000.000

Skenario 3: Pembebanan Biaya Bahan Baku & Konversi ke Barang Dalam Proses (Batch 2 Ton)

Bagian produksi mengeksekusi Surat Perintah Kerja (SPK) pembuatan 2.000 kg pakan pelet konsentrat ayam petelur (Layer-36). Bahan baku yang dikeluarkan:

  • Jagung giling 1.000 kg @ Rp 4.500 = Rp 4.500.000
  • Tepung Maggot 300 kg @ Rp 6.000 = Rp 1.800.000
  • Dedak halus 400 kg @ Rp 3.500 = Rp 1.400.000
  • Premix & Bungkil Kedelai 300 kg = Rp 2.300.000
  • Alokasi Biaya Listrik & Tenaga Kerja Operator = Rp 600.000
[DEBIT] 1-141.161 Persediaan Barang Dalam Proses (WIP) Rp 10.600.000
[KREDIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 10.000.000
[KREDIT] 5-102.161 Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) Rp 350.000
[KREDIT] 5-103.161 Biaya Listrik & Energi Mesin Pabrik Rp 250.000

Skenario 4: Penyelesaian Produksi & Transfer Pakan Pelet Jadi ke Gudang

Proses pendinginan (cooling) dan pengemasan karung 50 kg telah selesai, menghasilkan 40 karung (2.000 kg) pakan jadi:

[DEBIT] 1-142.161 Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished) Rp 10.600.000
[KREDIT] 1-141.161 Persediaan Barang Dalam Proses (WIP) Rp 10.600.000

(HPP Efektif Pakan Pelet Konsentrat Layer = Rp 10.600.000 / 2.000 kg = Rp 5.300 per kg)


Skenario 5: Distribusi Pakan ke Unit 01 (Peternakan Ayam Layer) Secara At-Cost

Unit 01 mengambil 1.500 kg (30 karung) pakan pelet konsentrat dengan nilai HPP murni Rp 7.950.000:

[DEBIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 7.950.000
[KREDIT] 1-142.161 Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished) Rp 7.950.000

(Keterangan: Disalurkan secara at-cost tanpa laba semu. Unit 01 mendebit Persediaan Pakan Ternak 1-141.01 senilai Rp 7.950.000)

Apakah panduan ini membantu Anda?