Standar Akuntansi Manufaktur SAK EP .161
Standar Akuntansi Manufaktur Pabrik Pakan Ternak Feedmill (UNT-FEED)
1. Landasan Akuntansi Biaya Manufaktur SAK EP#
Pabrik Pakan Ternak Mandiri (Feedmill) menyelenggarakan pembukuan berbasis Akuntansi Biaya Manufaktur (Manufacturing Cost Accounting) berpedoman pada Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) Bab 13 (Persediaan). Seluruh pencatatan transaksi menggunakan Suffix Akun Terisolasi .161 (Sub-Holding Ketapang Feedmill).
1.1 Tiga Komponen Biaya Produksi Pakan (Cost of Goods Manufactured)
- Biaya Bahan Baku Langsung (Direct Materials): Meliputi jagung pipil giling, tepung maggot BSF Unit 21, dedak bekatul, bungkil kedelai (SBM), dan premix asam amino.
- Biaya Tenaga Kerja Langsung (Direct Labor): Upah operator mesin hammer mill, petugas timbang batching mixer, dan operator mesin pelet.
- Biaya Overhead Pabrik (Factory Overhead / BOP): Biaya listrik mesin 3-phase, oli mesin/grease, solar steam boiler, penyusutan mesin pabrik, dan karung kemasan.
2. Bagan Akun Standar (COA) Suffix .161#
| Kode Akun | Nama Akun Akuntansi | Posisi Normal | Fungsi & Deskripsi |
|---|---|---|---|
1-101.161 | Kas Tunai Operasional Pabrik Pakan | Debit | Uang tunai kecil di loket gudang timbang pabrik. |
1-102.161 | Rekening Bank Operasional Feedmill | Debit | Rekening bank operasional pembelian bahan & penjualan. |
1-140.161 | Persediaan Bahan Baku Mentah | Debit | Stok fisik jagung, tepung maggot, dedak, & premix di silo. |
1-141.161 | Persediaan Barang Dalam Proses (WIP) | Debit | Nilai akumulasi bahan baku & BOP yang sedang diaduk di mixer. |
1-142.161 | Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished) | Debit | Stok pakan pelet kemasan karung 50 kg siap distribusi. |
1-143.161 | Persediaan Karung & Perlengkapan Kemas | Debit | Stok karung anyaman plastik, label sablon, dan benang jahit. |
1-616 | Rekening Koran (RK) Sub-Holding Ketapang | Timbal Balik | Akun penyeimbang transaksi intra-holding peternakan/pakan. |
2-101.161 | Hutang Usaha Supplier Bahan Baku | Kredit | Tagihan tempo pengadaan premix & vitamin eksternal. |
4-100.161 | Pendapatan Penjualan Pakan Ternak | Kredit | Penjualan pakan ke peternak luar / komersial umum. |
5-101.161 | Biaya Pemakaian Bahan Baku Langsung | Debit | Nilai bahan baku yang dikeluarkan dari gudang untuk produksi. |
5-102.161 | Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) | Debit | Upah tenaga operator produksi per batch mixing. |
5-103.161 | Biaya Listrik & Energi Mesin Pabrik | Debit | Tarif listrik PLN industri penggerak motor hammer mill/pelet. |
5-104.161 | Biaya Pemeliharaan & Suku Cadang Mesin | Debit | Penggantian saringan hammer mill, roll die, dan pelumas. |
5-204.161 | Beban Susut Penepungan & Debu (Dust) | Debit | Nilai bahan yang hilang menjadi debu halus (maksimal 1,0%). |
3. Skenario Penjurnalan Transaksi Manufaktur Otomatis#
Skenario 1: Penerimaan Jagung Pipil dari Unit 03 (Pertanian) Secara At-Cost
Pabrik pakan menerima 5.000 kg jagung pipil kering dari Unit 03 dengan harga perolehan murni (at-cost) Rp 4.500/kg (total Rp 22.500.000). Transaksi diselesaikan via Rekening Koran internal:
[DEBIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 22.500.000
[KREDIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 22.500.000
(Keterangan: Unit 03 mencatat pengkreditan persediaan jagung dan mendebit akun RK simetris)
Skenario 2: Penerimaan Tepung Maggot BSF dari Unit 21 (TPS3R)
Pabrik pakan menerima kiriman 500 kg tepung maggot BSF kering berprotein 42% dari Unit 21 (TPS3R) dengan harga transfer at-cost Rp 6.000/kg (total Rp 3.000.000):
[DEBIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 3.000.000
[KREDIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 3.000.000
Skenario 3: Pembebanan Biaya Bahan Baku & Konversi ke Barang Dalam Proses (Batch 2 Ton)
Bagian produksi mengeksekusi Surat Perintah Kerja (SPK) pembuatan 2.000 kg pakan pelet konsentrat ayam petelur (Layer-36). Bahan baku yang dikeluarkan:
- Jagung giling 1.000 kg @ Rp 4.500 = Rp 4.500.000
- Tepung Maggot 300 kg @ Rp 6.000 = Rp 1.800.000
- Dedak halus 400 kg @ Rp 3.500 = Rp 1.400.000
- Premix & Bungkil Kedelai 300 kg = Rp 2.300.000
- Alokasi Biaya Listrik & Tenaga Kerja Operator = Rp 600.000
[DEBIT] 1-141.161 Persediaan Barang Dalam Proses (WIP) Rp 10.600.000
[KREDIT] 1-140.161 Persediaan Bahan Baku Mentah Rp 10.000.000
[KREDIT] 5-102.161 Biaya Tenaga Kerja Langsung (BTKL) Rp 350.000
[KREDIT] 5-103.161 Biaya Listrik & Energi Mesin Pabrik Rp 250.000
Skenario 4: Penyelesaian Produksi & Transfer Pakan Pelet Jadi ke Gudang
Proses pendinginan (cooling) dan pengemasan karung 50 kg telah selesai, menghasilkan 40 karung (2.000 kg) pakan jadi:
[DEBIT] 1-142.161 Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished) Rp 10.600.000
[KREDIT] 1-141.161 Persediaan Barang Dalam Proses (WIP) Rp 10.600.000
(HPP Efektif Pakan Pelet Konsentrat Layer = Rp 10.600.000 / 2.000 kg = Rp 5.300 per kg)
Skenario 5: Distribusi Pakan ke Unit 01 (Peternakan Ayam Layer) Secara At-Cost
Unit 01 mengambil 1.500 kg (30 karung) pakan pelet konsentrat dengan nilai HPP murni Rp 7.950.000:
[DEBIT] 1-616 Rekening Koran (RK) Sub-Holding Rp 7.950.000
[KREDIT] 1-142.161 Persediaan Pakan Pelet Jadi (Finished) Rp 7.950.000
(Keterangan: Disalurkan secara at-cost tanpa laba semu. Unit 01 mendebit Persediaan Pakan Ternak 1-141.01 senilai Rp 7.950.000)