Standar Akuntansi SAK EP .05
Pedoman Akuntansi & Bagan Akun SAK EP: Unit Simpan Pinjam (UNT-USP)
Dokumen ini merupakan pedoman baku akuntansi berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) dan Standar Akuntansi Koperasi untuk Unit Simpan Pinjam Konvensional BUMDes Bolulango (UNT-USP).
Rujukan operasional lengkap diatur dalam SOP Operasional Unit Simpan Pinjam.
1. Bagan Akun Standar (COA SAK EP Suffix .05)#
Seluruh transaksi keuangan Unit Simpan Pinjam dicatat pada kode akun buku besar terisolasi dengan suffix .05 untuk menjamin prinsip Zero-Overlap dan mencegah percampuran kas antar-unit usaha BUMDes:
| Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Posisi Normal | Klasifikasi Laporan | Fungsi & Penjelasan Transaksi |
|---|---|---|---|---|
1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | Debit | Aset Lancar | Uang tunai fisik di laci kasir loket kantor USP. |
1-102.05 | Bank BPD Kasda - Unit USP | Debit | Aset Lancar | Rekening giro/tabungan operasional penampungan simpan pinjam. |
1-103.05 | Kas Kecil Imprest - Unit USP | Debit | Aset Lancar | Dana kas kecil operasional kantor (ATK, materai, konsumsi rapat). |
1-120.05 | Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet) | Debit | Aset Lancar | Saldo pokok pinjaman yang sedang berjalan di tangan nasabah. |
1-199.05 | Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) | Kredit | Kontra Aset | Akun akumulasi cadangan kerugian atas potensi kredit macet. |
1-125.05 | Agunan Yang Diambil Alih (AYDA) | Debit | Aset Lain-lain | Nilai wajar agunan nasabah macet yang disita untuk dilelang. |
1-605 | Rekening Koran (RK) Unit USP ke Holding | Debit | Aset Lancar | Piutang antar-kantor atas dana yang ditransfer ke kas induk holding. |
2-201.05 | Simpanan Pokok Anggota | Kredit | Liabilitas / Ekuitas | Simpanan awal keanggotaan warga desa (tidak dapat ditarik). |
2-202.05 | Simpanan Wajib Anggota | Kredit | Liabilitas Jangka Panjang | Iuran simpanan bulanan rutin anggota aktif. |
2-203.05 | Simpanan Sukarela / Tabungan Desa | Kredit | Liabilitas Lancar | Saldo tabungan warga yang dapat disetor dan ditarik sewaktu-waktu. |
2-204.05 | Titipan Dana Escrow P2P Warga | Kredit | Liabilitas Lancar | Dana titipan pemodal gotong royong warga sebelum dicairkan ke peminjam. |
2-610.05 | Rekening Koran (RK) Holding ke Unit USP | Kredit | Liabilitas Lancar | Kewajiban penyetoran modal kerja atau dana talangan dari holding. |
4-100.05 | Pendapatan Jasa Bunga Pinjaman | Kredit | Pendapatan Operasional | Pendapatan bunga riil yang diterima dari angsuran nasabah. |
4-102.05 | Pendapatan Administrasi Kredit | Kredit | Pendapatan Operasional | Biaya provisi dan administrasi pembukaan berkas pinjaman. |
4-103.05 | Pendapatan Denda Keterlambatan | Kredit | Pendapatan Non-Operasional | Denda atas keterlambatan pembayaran angsuran nasabah. |
4-105.05 | Pendapatan Pemulihan CKPN | Kredit | Pendapatan Operasional | Pemulihan cadangan atas penagihan piutang macet yang berhasil. |
5-101.05 | Beban Jasa Bunga Simpanan Sukarela | Debit | Beban Operasional | Bunga imbalan jasa simpanan yang dibayarkan kepada penabung. |
5-209.05 | Beban Penyisihan Kerugian Piutang (CKPN) | Debit | Beban Operasional | Beban pembentukan cadangan kerugian piutang bulanan. |
5-901.05 | Beban Penghapusan Piutang Macet | Debit | Beban Non-Operasional | Penghapusbukuan piutang macet yang tidak tertagih (Write-off). |
2. Formula Perhitungan Bunga, CKPN & Rasio Likuiditas (Zero-LaTeX)#
Sesuai kebijakan Zero-LaTeX, seluruh formula keuangan disajikan dalam format teks murni ramah pembaca:
- Perhitungan Bunga Flat Per Bulan:
Bunga Bulanan = (Plafon Pinjaman x Suku Bunga Per Tahun) / 12Total Angsuran Per Bulan = (Plafon Pinjaman / Tenor Bulan) + Bunga Bulanan
- Kolektibilitas & Pembentukan Cadangan Kerugian (CKPN):
CKPN Kol 1 (Lancar, 0 Hari) = 1% x Baki DebetCKPN Kol 2 (DPK, 1-30 Hari) = 5% x Baki DebetCKPN Kol 3 (Kurang Lancar, 31-60 Hari) = 15% x Baki DebetCKPN Kol 4 (Diragukan, 61-90 Hari) = 50% x Baki DebetCKPN Kol 5 (Macet, > 90 Hari) = 100% x Baki Debet
- Rasio Non-Performing Loan (NPL):
NPL (%) = (Total Baki Debet Kol 3 + Kol 4 + Kol 5) / Total Portofolio Pinjaman x 100%- Batas Toleransi Sehat: NPL <= 3.0%
- Loan to Deposit Ratio (LDR):
LDR (%) = (Total Piutang Pinjaman / Total Simpanan Anggota) x 100%- Rentang Sehat: 75% s.d. 85%
3. Matriks Skenario Jurnal Otomatis (Auto-Journaling SAK EP)#
Skenario 1: Pencairan Pinjaman Anggota (Plafon Rp 5.000.000, Biaya Admin Rp 50.000)
Nasabah mencairkan pinjaman tunai di loket teller dengan potongan biaya administrasi riil.
| Tanggal Transaksi | Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Posisi Debit (Rp) | Posisi Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| 14/09/2026 | 1-120.05 | Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet) | 5.000.000 | - |
| 14/09/2026 | 4-102.05 | Pendapatan Administrasi Kredit | - | 50.000 |
| 14/09/2026 | 1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | - | 4.950.000 |
Skenario 2: Penerimaan Angsuran Bulanan (Pokok Rp 500.000, Jasa Bunga Rp 50.000)
Nasabah membayar angsuran bulanan tepat waktu di loket kasir.
| Tanggal Transaksi | Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Posisi Debit (Rp) | Posisi Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| 14/10/2026 | 1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | 550.000 | - |
| 14/10/2026 | 1-120.05 | Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet) | - | 500.000 |
| 14/10/2026 | 4-100.05 | Pendapatan Jasa Bunga Pinjaman | - | 50.000 |
Skenario 3: Setoran & Penarikan Tabungan Sukarela Anggota
Warga menyetor tabungan sukarela Rp 1.000.000, kemudian di lain hari menarik tunai Rp 200.000.
Saat Setor Tabungan:
| Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Debit (Rp) | Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|
1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | 1.000.000 | - |
2-203.05 | Simpanan Sukarela / Tabungan Desa | - | 1.000.000 |
Saat Penarikan Tabungan:
| Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Debit (Rp) | Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|
2-203.05 | Simpanan Sukarela / Tabungan Desa | 200.000 | - |
1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | - | 200.000 |
Skenario 4: Penyesuaian Akhir Bulan Pembentukan Cadangan CKPN
Berdasarkan audit penuaan piutang (aging report), terbentuk tambahan cadangan kerugian sebesar Rp 350.000.
| Tanggal Transaksi | Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Posisi Debit (Rp) | Posisi Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|---|
| 30/09/2026 | 5-209.05 | Beban Penyisihan Kerugian Piutang (CKPN) | 350.000 | - |
| 30/09/2026 | 1-199.05 | Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) | - | 350.000 |
Skenario 5: Penyetoran Likuiditas Menganggur ke Rekening Induk Holding
Kas fisik di brankas USP melebihi batas simpan Rp 25.000.000, kelebihan Rp 15.000.000 disetor ke kas holding.
Di Buku Jurnal Unit USP:
| Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Debit (Rp) | Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|
1-605 | Rekening Koran (RK) Unit USP ke Holding | 15.000.000 | - |
1-101.05 | Kas Teller Loket - Unit USP | - | 15.000.000 |
Di Buku Jurnal Holding BUMDes Pusat (Simetris):
| Kode Akun | Nama Akun Buku Besar | Debit (Rp) | Kredit (Rp) |
|---|---|---|---|
1-100 | Kas Pusat Holding BUMDes | 15.000.000 | - |
2-610.05 | Rekening Koran (RK) Holding ke Unit USP | - | 15.000.000 |
Catatan: Saat penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Musdes, akun 1-605 dan 2-610.05 saling mengeliminasi hingga bernilai Rp 0.