18

Standar Akuntansi SAK EP .05

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Simpan Pinjam Konvensional (USP)

Pedoman Akuntansi & Bagan Akun SAK EP: Unit Simpan Pinjam (UNT-USP)

Dokumen ini merupakan pedoman baku akuntansi berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat (SAK EP) dan Standar Akuntansi Koperasi untuk Unit Simpan Pinjam Konvensional BUMDes Bolulango (UNT-USP).

Rujukan operasional lengkap diatur dalam SOP Operasional Unit Simpan Pinjam.


1. Bagan Akun Standar (COA SAK EP Suffix .05)#

Seluruh transaksi keuangan Unit Simpan Pinjam dicatat pada kode akun buku besar terisolasi dengan suffix .05 untuk menjamin prinsip Zero-Overlap dan mencegah percampuran kas antar-unit usaha BUMDes:

Kode AkunNama Akun Buku BesarPosisi NormalKlasifikasi LaporanFungsi & Penjelasan Transaksi
1-101.05Kas Teller Loket - Unit USPDebitAset LancarUang tunai fisik di laci kasir loket kantor USP.
1-102.05Bank BPD Kasda - Unit USPDebitAset LancarRekening giro/tabungan operasional penampungan simpan pinjam.
1-103.05Kas Kecil Imprest - Unit USPDebitAset LancarDana kas kecil operasional kantor (ATK, materai, konsumsi rapat).
1-120.05Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet)DebitAset LancarSaldo pokok pinjaman yang sedang berjalan di tangan nasabah.
1-199.05Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)KreditKontra AsetAkun akumulasi cadangan kerugian atas potensi kredit macet.
1-125.05Agunan Yang Diambil Alih (AYDA)DebitAset Lain-lainNilai wajar agunan nasabah macet yang disita untuk dilelang.
1-605Rekening Koran (RK) Unit USP ke HoldingDebitAset LancarPiutang antar-kantor atas dana yang ditransfer ke kas induk holding.
2-201.05Simpanan Pokok AnggotaKreditLiabilitas / EkuitasSimpanan awal keanggotaan warga desa (tidak dapat ditarik).
2-202.05Simpanan Wajib AnggotaKreditLiabilitas Jangka PanjangIuran simpanan bulanan rutin anggota aktif.
2-203.05Simpanan Sukarela / Tabungan DesaKreditLiabilitas LancarSaldo tabungan warga yang dapat disetor dan ditarik sewaktu-waktu.
2-204.05Titipan Dana Escrow P2P WargaKreditLiabilitas LancarDana titipan pemodal gotong royong warga sebelum dicairkan ke peminjam.
2-610.05Rekening Koran (RK) Holding ke Unit USPKreditLiabilitas LancarKewajiban penyetoran modal kerja atau dana talangan dari holding.
4-100.05Pendapatan Jasa Bunga PinjamanKreditPendapatan OperasionalPendapatan bunga riil yang diterima dari angsuran nasabah.
4-102.05Pendapatan Administrasi KreditKreditPendapatan OperasionalBiaya provisi dan administrasi pembukaan berkas pinjaman.
4-103.05Pendapatan Denda KeterlambatanKreditPendapatan Non-OperasionalDenda atas keterlambatan pembayaran angsuran nasabah.
4-105.05Pendapatan Pemulihan CKPNKreditPendapatan OperasionalPemulihan cadangan atas penagihan piutang macet yang berhasil.
5-101.05Beban Jasa Bunga Simpanan SukarelaDebitBeban OperasionalBunga imbalan jasa simpanan yang dibayarkan kepada penabung.
5-209.05Beban Penyisihan Kerugian Piutang (CKPN)DebitBeban OperasionalBeban pembentukan cadangan kerugian piutang bulanan.
5-901.05Beban Penghapusan Piutang MacetDebitBeban Non-OperasionalPenghapusbukuan piutang macet yang tidak tertagih (Write-off).

2. Formula Perhitungan Bunga, CKPN & Rasio Likuiditas (Zero-LaTeX)#

Sesuai kebijakan Zero-LaTeX, seluruh formula keuangan disajikan dalam format teks murni ramah pembaca:

  1. Perhitungan Bunga Flat Per Bulan:
  • Bunga Bulanan = (Plafon Pinjaman x Suku Bunga Per Tahun) / 12
  • Total Angsuran Per Bulan = (Plafon Pinjaman / Tenor Bulan) + Bunga Bulanan
  1. Kolektibilitas & Pembentukan Cadangan Kerugian (CKPN):
  • CKPN Kol 1 (Lancar, 0 Hari) = 1% x Baki Debet
  • CKPN Kol 2 (DPK, 1-30 Hari) = 5% x Baki Debet
  • CKPN Kol 3 (Kurang Lancar, 31-60 Hari) = 15% x Baki Debet
  • CKPN Kol 4 (Diragukan, 61-90 Hari) = 50% x Baki Debet
  • CKPN Kol 5 (Macet, > 90 Hari) = 100% x Baki Debet
  1. Rasio Non-Performing Loan (NPL):
  • NPL (%) = (Total Baki Debet Kol 3 + Kol 4 + Kol 5) / Total Portofolio Pinjaman x 100%
  • Batas Toleransi Sehat: NPL <= 3.0%
  1. Loan to Deposit Ratio (LDR):
  • LDR (%) = (Total Piutang Pinjaman / Total Simpanan Anggota) x 100%
  • Rentang Sehat: 75% s.d. 85%

3. Matriks Skenario Jurnal Otomatis (Auto-Journaling SAK EP)#

Skenario 1: Pencairan Pinjaman Anggota (Plafon Rp 5.000.000, Biaya Admin Rp 50.000)

Nasabah mencairkan pinjaman tunai di loket teller dengan potongan biaya administrasi riil.

Tanggal TransaksiKode AkunNama Akun Buku BesarPosisi Debit (Rp)Posisi Kredit (Rp)
14/09/20261-120.05Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet)5.000.000-
14/09/20264-102.05Pendapatan Administrasi Kredit-50.000
14/09/20261-101.05Kas Teller Loket - Unit USP-4.950.000

Skenario 2: Penerimaan Angsuran Bulanan (Pokok Rp 500.000, Jasa Bunga Rp 50.000)

Nasabah membayar angsuran bulanan tepat waktu di loket kasir.

Tanggal TransaksiKode AkunNama Akun Buku BesarPosisi Debit (Rp)Posisi Kredit (Rp)
14/10/20261-101.05Kas Teller Loket - Unit USP550.000-
14/10/20261-120.05Piutang Pinjaman Anggota (Baki Debet)-500.000
14/10/20264-100.05Pendapatan Jasa Bunga Pinjaman-50.000

Skenario 3: Setoran & Penarikan Tabungan Sukarela Anggota

Warga menyetor tabungan sukarela Rp 1.000.000, kemudian di lain hari menarik tunai Rp 200.000.

Saat Setor Tabungan:

Kode AkunNama Akun Buku BesarDebit (Rp)Kredit (Rp)
1-101.05Kas Teller Loket - Unit USP1.000.000-
2-203.05Simpanan Sukarela / Tabungan Desa-1.000.000

Saat Penarikan Tabungan:

Kode AkunNama Akun Buku BesarDebit (Rp)Kredit (Rp)
2-203.05Simpanan Sukarela / Tabungan Desa200.000-
1-101.05Kas Teller Loket - Unit USP-200.000

Skenario 4: Penyesuaian Akhir Bulan Pembentukan Cadangan CKPN

Berdasarkan audit penuaan piutang (aging report), terbentuk tambahan cadangan kerugian sebesar Rp 350.000.

Tanggal TransaksiKode AkunNama Akun Buku BesarPosisi Debit (Rp)Posisi Kredit (Rp)
30/09/20265-209.05Beban Penyisihan Kerugian Piutang (CKPN)350.000-
30/09/20261-199.05Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)-350.000

Skenario 5: Penyetoran Likuiditas Menganggur ke Rekening Induk Holding

Kas fisik di brankas USP melebihi batas simpan Rp 25.000.000, kelebihan Rp 15.000.000 disetor ke kas holding.

Di Buku Jurnal Unit USP:

Kode AkunNama Akun Buku BesarDebit (Rp)Kredit (Rp)
1-605Rekening Koran (RK) Unit USP ke Holding15.000.000-
1-101.05Kas Teller Loket - Unit USP-15.000.000

Di Buku Jurnal Holding BUMDes Pusat (Simetris):

Kode AkunNama Akun Buku BesarDebit (Rp)Kredit (Rp)
1-100Kas Pusat Holding BUMDes15.000.000-
2-610.05Rekening Koran (RK) Holding ke Unit USP-15.000.000

Catatan: Saat penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasi Musdes, akun 1-605 dan 2-610.05 saling mengeliminasi hingga bernilai Rp 0.

Apakah panduan ini membantu Anda?