18

Standar Akuntansi Air & PSAK 69 (SAK EP Suffix .16)

Updated: Sep 2026Oleh: SystemModul Utilitas Air PAMSIMAS & Perikanan Bioflok

Standar Akuntansi Utilitas Air PAMSIMAS & Aset Biologis Perikanan (UNT-AIR / UNT-FISH)

1. Kerangka Standar SAK EP & PSAK 69 Perikanan#

Unit Usaha Utilitas Air Bersih dan Perikanan menerapkan SAK EP Bab 15 (Aset Tetap Jaringan Pipa), SAK EP Bab 23 (Pendapatan Jasa Utilitas Air), dan PSAK 69 (Aset Biologis Agrikultur) untuk pembesaran ikan nila. Seluruh transaksi dibukukan secara terisolasi menggunakan Suffix Akun Keuangan .16 dan akun penyeimbang Rekening Koran Holding 1-606.

1.1 Struktur Tarif Air Bersih Warga (Progresif 3 Blok)

Untuk menjamin asas keadilan dan konservasi air, diterapkan tarif progresif:

  • Biaya Beban Administrasi / Abodemen: Rp 10.000 per SR per bulan.
  • Blok I (Konsumsi Dasar: 0 - 10 m3): Rp 2.000 per m3.
  • Blok II (Konsumsi Sedang: 11 - 20 m3): Rp 2.500 per m3.
  • Blok III (Konsumsi Tinggi: > 20 m3): Rp 3.500 per m3.

2. Bagan Akun Standar (COA) Suffix .16#

Kode AkunNama Akun AkuntansiPosisi NormalFungsi & Deskripsi
1-101.16Kas Tunai Loket PAMSIMAS & KolamDebitPenerimaan tunai loket tagihan air dan penjualan ikan kiloan.
1-102.16Bank Operasional Utilitas Air & KolamDebitRekening bank penampung transfer pembayaran warga.
1-120.16Piutang Iuran Air Warga (Billings)DebitTagihan air bulanan yang telah terbit namun belum dilunasi warga.
1-140.16Persediaan Pipa, Meteran & FittingDebitStok pipa PVC, water meter, kran, dan kaporit desinfeksi.
1-141.16Persediaan Pakan Pelet Nila FeedmillDebitStok pakan pelet Mix-18/ikan dari Pabrik Feedmill BUMDes.
1-150.16Aset Biologis Benih Nila (TBM)DebitBiaya bibit nila tebar dan pakan masa awal pembesaran.
1-151.16Aset Biologis Ikan Nila Siap Panen (TM)DebitNilai buku ikan ukuran konsumsi 250-300 gram di kolam.
1-201.16Aset Tetap Reservoir & Jaringan PipaDebitPipa transmisi HDPE 1,2km, pipa distribusi, & tandon 50m3 (Masa 20 thn).
1-202.16Akumulasi Penyusutan Jaringan PipaKreditKontra-aset depresiasi jaringan perpipaan air.
1-203.16Aset Tetap Pompa Air & Blower KolamDebitPompa submersible sumur dan mesin blower aerator kolam (Masa 5 thn).
1-204.16Akumulasi Penyusutan Pompa & MesinKreditKontra-aset depresiasi mesin pompa dan aerator.
1-606Rekening Koran (RK) Holding - Utilitas AirTimbal BalikAkun penyeimbang transaksi intra-BUMDes utilitas air & kolam.
4-100.16Pendapatan Iuran Pemakaian Air WargaKreditPendapatan pemakaian kubikasi air m3 dan biaya abodemen bulanan.
4-101.16Pendapatan Biaya Pasang Baru SRKreditBiaya instalasi meteran air sambungan rumah baru (Rp 750.000/SR).
4-200.16Pendapatan Penjualan Ikan Nila SegarKreditHasil penjualan panen ikan nila konsumsi ke pasar & pujasera.
5-101.16Biaya Listrik PLN Pompa & BlowerDebitTagihan listrik bulanan daya pompa submersible dan aerasi 24 jam.
5-102.16Biaya Pakan Pelet Ikan Nila (At-Cost)DebitBeban pakan yang telah dikonsumsi ikan selama pembesaran.
5-201.16Biaya Pemeliharaan Pipa & Obat AirDebitBiaya kaporit, perbaikan pipa bocor, dan bakteri probiotik bioflok.
5-202.16Biaya Penyusutan Aset Pipa & PompaDebitBeban depresiasi bulanan aset tetap jaringan dan mesin air.

3. Skenario Penjurnalan Transaksi Terpadu#

Skenario 1: Penerbitan Tagihan Air Bulanan Kolektif (350 Sambungan Rumah)

Pada tanggal 1 setiap bulan, sistem menerbitkan tagihan air bulanan dari 350 SR dengan total pemakaian 5.250 m3 senilai total Rp 16.500.000 (abodemen Rp 3.500.000 + pemakaian kubikasi Rp 13.000.000):

[DEBIT] 1-120.16 Piutang Iuran Air Warga (Billings) Rp 16.500.000
[KREDIT] 4-100.16 Pendapatan Iuran Pemakaian Air Rp 16.500.000

Skenario 2: Penerimaan Kas Pembayaran Iuran Air di Loket / Portal Warga

Warga desa melunasi tagihan rekening air mereka secara tunai di loket kantor BUMDes sebesar Rp 14.850.000 (tingkat kolektibilitas 90%):

[DEBIT] 1-101.16 Kas Tunai Loket PAMSIMAS & Kolam Rp 14.850.000
[KREDIT] 1-120.16 Piutang Iuran Air Warga (Billings) Rp 14.850.000

Skenario 3: Pasokan Pakan Pelet dari Pabrik Pakan Feedmill BUMDes (At-Cost)

Unit Kolam Perikanan mengambil 20 karung (1.000 kg) pakan pelet ikan nila dari Pabrik Feedmill BUMDes dengan harga transfer HPP murni (at-cost) Rp 6.800 per kg (total Rp 6.800.000):

[DEBIT] 1-141.16 Persediaan Pakan Pelet Nila Feedmill Rp 6.800.000
[KREDIT] 1-606 Rekening Koran (RK) Holding Rp 6.800.000

(Keterangan: Pabrik Pakan Feedmill mendebit akun RK Sub-Holding 1-616 senilai Rp 6.800.000 dan mengkredit Persediaan Pelet Jadi 1-142.161)


Skenario 4: Panen Ikan Nila Segar & Penjualan ke Unit 19 (Pujasera Desa)

Kolam bioflok memanen 600 kg ikan nila segar dengan HPP akumulasi pakan & benih Rp 21.000/kg (total nilai buku Rp 12.600.000). Ikan dijual ke Unit 19 (Pujasera Desa) dengan harga Rp 28.000/kg (total Rp 16.800.000) via Rekening Koran:

[DEBIT] 1-606 Rekening Koran (RK) Holding Rp 16.800.000
[KREDIT] 4-200.16 Pendapatan Penjualan Ikan Nila Segar Rp 16.800.000

[DEBIT] 5-102.16 Biaya Pakan Pelet Ikan Nila (HPP) Rp 12.600.000
[KREDIT] 1-151.16 Aset Biologis Ikan Nila Siap Panen Rp 12.600.000

Skenario 5: Beban Penyusutan Bulanan Jaringan Pipa & Pompa Air

Depresiasi jaringan pipa HDPE/reservoir Rp 1.500.000/bulan dan pompa submersible/blower aerator Rp 800.000/bulan:

[DEBIT] 5-202.16 Biaya Penyusutan Aset Pipa & Pompa Rp 2.300.000
[KREDIT] 1-202.16 Akumulasi Penyusutan Jaringan Pipa Rp 1.500.000
[KREDIT] 1-204.16 Akumulasi Penyusutan Pompa & Mesin Rp 800.000

Apakah panduan ini membantu Anda?