Standar Akuntansi Air & PSAK 69 (SAK EP Suffix .16)
Standar Akuntansi Utilitas Air PAMSIMAS & Aset Biologis Perikanan (UNT-AIR / UNT-FISH)
1. Kerangka Standar SAK EP & PSAK 69 Perikanan#
Unit Usaha Utilitas Air Bersih dan Perikanan menerapkan SAK EP Bab 15 (Aset Tetap Jaringan Pipa), SAK EP Bab 23 (Pendapatan Jasa Utilitas Air), dan PSAK 69 (Aset Biologis Agrikultur) untuk pembesaran ikan nila. Seluruh transaksi dibukukan secara terisolasi menggunakan Suffix Akun Keuangan .16 dan akun penyeimbang Rekening Koran Holding 1-606.
1.1 Struktur Tarif Air Bersih Warga (Progresif 3 Blok)
Untuk menjamin asas keadilan dan konservasi air, diterapkan tarif progresif:
- Biaya Beban Administrasi / Abodemen: Rp 10.000 per SR per bulan.
- Blok I (Konsumsi Dasar: 0 - 10 m3): Rp 2.000 per m3.
- Blok II (Konsumsi Sedang: 11 - 20 m3): Rp 2.500 per m3.
- Blok III (Konsumsi Tinggi: > 20 m3): Rp 3.500 per m3.
2. Bagan Akun Standar (COA) Suffix .16#
| Kode Akun | Nama Akun Akuntansi | Posisi Normal | Fungsi & Deskripsi |
|---|---|---|---|
1-101.16 | Kas Tunai Loket PAMSIMAS & Kolam | Debit | Penerimaan tunai loket tagihan air dan penjualan ikan kiloan. |
1-102.16 | Bank Operasional Utilitas Air & Kolam | Debit | Rekening bank penampung transfer pembayaran warga. |
1-120.16 | Piutang Iuran Air Warga (Billings) | Debit | Tagihan air bulanan yang telah terbit namun belum dilunasi warga. |
1-140.16 | Persediaan Pipa, Meteran & Fitting | Debit | Stok pipa PVC, water meter, kran, dan kaporit desinfeksi. |
1-141.16 | Persediaan Pakan Pelet Nila Feedmill | Debit | Stok pakan pelet Mix-18/ikan dari Pabrik Feedmill BUMDes. |
1-150.16 | Aset Biologis Benih Nila (TBM) | Debit | Biaya bibit nila tebar dan pakan masa awal pembesaran. |
1-151.16 | Aset Biologis Ikan Nila Siap Panen (TM) | Debit | Nilai buku ikan ukuran konsumsi 250-300 gram di kolam. |
1-201.16 | Aset Tetap Reservoir & Jaringan Pipa | Debit | Pipa transmisi HDPE 1,2km, pipa distribusi, & tandon 50m3 (Masa 20 thn). |
1-202.16 | Akumulasi Penyusutan Jaringan Pipa | Kredit | Kontra-aset depresiasi jaringan perpipaan air. |
1-203.16 | Aset Tetap Pompa Air & Blower Kolam | Debit | Pompa submersible sumur dan mesin blower aerator kolam (Masa 5 thn). |
1-204.16 | Akumulasi Penyusutan Pompa & Mesin | Kredit | Kontra-aset depresiasi mesin pompa dan aerator. |
1-606 | Rekening Koran (RK) Holding - Utilitas Air | Timbal Balik | Akun penyeimbang transaksi intra-BUMDes utilitas air & kolam. |
4-100.16 | Pendapatan Iuran Pemakaian Air Warga | Kredit | Pendapatan pemakaian kubikasi air m3 dan biaya abodemen bulanan. |
4-101.16 | Pendapatan Biaya Pasang Baru SR | Kredit | Biaya instalasi meteran air sambungan rumah baru (Rp 750.000/SR). |
4-200.16 | Pendapatan Penjualan Ikan Nila Segar | Kredit | Hasil penjualan panen ikan nila konsumsi ke pasar & pujasera. |
5-101.16 | Biaya Listrik PLN Pompa & Blower | Debit | Tagihan listrik bulanan daya pompa submersible dan aerasi 24 jam. |
5-102.16 | Biaya Pakan Pelet Ikan Nila (At-Cost) | Debit | Beban pakan yang telah dikonsumsi ikan selama pembesaran. |
5-201.16 | Biaya Pemeliharaan Pipa & Obat Air | Debit | Biaya kaporit, perbaikan pipa bocor, dan bakteri probiotik bioflok. |
5-202.16 | Biaya Penyusutan Aset Pipa & Pompa | Debit | Beban depresiasi bulanan aset tetap jaringan dan mesin air. |
3. Skenario Penjurnalan Transaksi Terpadu#
Skenario 1: Penerbitan Tagihan Air Bulanan Kolektif (350 Sambungan Rumah)
Pada tanggal 1 setiap bulan, sistem menerbitkan tagihan air bulanan dari 350 SR dengan total pemakaian 5.250 m3 senilai total Rp 16.500.000 (abodemen Rp 3.500.000 + pemakaian kubikasi Rp 13.000.000):
[DEBIT] 1-120.16 Piutang Iuran Air Warga (Billings) Rp 16.500.000
[KREDIT] 4-100.16 Pendapatan Iuran Pemakaian Air Rp 16.500.000
Skenario 2: Penerimaan Kas Pembayaran Iuran Air di Loket / Portal Warga
Warga desa melunasi tagihan rekening air mereka secara tunai di loket kantor BUMDes sebesar Rp 14.850.000 (tingkat kolektibilitas 90%):
[DEBIT] 1-101.16 Kas Tunai Loket PAMSIMAS & Kolam Rp 14.850.000
[KREDIT] 1-120.16 Piutang Iuran Air Warga (Billings) Rp 14.850.000
Skenario 3: Pasokan Pakan Pelet dari Pabrik Pakan Feedmill BUMDes (At-Cost)
Unit Kolam Perikanan mengambil 20 karung (1.000 kg) pakan pelet ikan nila dari Pabrik Feedmill BUMDes dengan harga transfer HPP murni (at-cost) Rp 6.800 per kg (total Rp 6.800.000):
[DEBIT] 1-141.16 Persediaan Pakan Pelet Nila Feedmill Rp 6.800.000
[KREDIT] 1-606 Rekening Koran (RK) Holding Rp 6.800.000
(Keterangan: Pabrik Pakan Feedmill mendebit akun RK Sub-Holding 1-616 senilai Rp 6.800.000 dan mengkredit Persediaan Pelet Jadi 1-142.161)
Skenario 4: Panen Ikan Nila Segar & Penjualan ke Unit 19 (Pujasera Desa)
Kolam bioflok memanen 600 kg ikan nila segar dengan HPP akumulasi pakan & benih Rp 21.000/kg (total nilai buku Rp 12.600.000). Ikan dijual ke Unit 19 (Pujasera Desa) dengan harga Rp 28.000/kg (total Rp 16.800.000) via Rekening Koran:
[DEBIT] 1-606 Rekening Koran (RK) Holding Rp 16.800.000
[KREDIT] 4-200.16 Pendapatan Penjualan Ikan Nila Segar Rp 16.800.000
[DEBIT] 5-102.16 Biaya Pakan Pelet Ikan Nila (HPP) Rp 12.600.000
[KREDIT] 1-151.16 Aset Biologis Ikan Nila Siap Panen Rp 12.600.000
Skenario 5: Beban Penyusutan Bulanan Jaringan Pipa & Pompa Air
Depresiasi jaringan pipa HDPE/reservoir Rp 1.500.000/bulan dan pompa submersible/blower aerator Rp 800.000/bulan:
[DEBIT] 5-202.16 Biaya Penyusutan Aset Pipa & Pompa Rp 2.300.000
[KREDIT] 1-202.16 Akumulasi Penyusutan Jaringan Pipa Rp 1.500.000
[KREDIT] 1-204.16 Akumulasi Penyusutan Pompa & Mesin Rp 800.000