Master Manual & Akuntansi USP
๐ Panduan Lengkap Unit Simpan Pinjam (USP) BUMDes
Dokumen ini adalah panduan resmi modul Unit Simpan Pinjam pada sistem ERP BUMDes Bolulango. Ditujukan untuk pengurus BUMDes sebagai acuan operasional, akuntansi, dan pengembangan unit.
Daftar Isi#
- Pendahuluan & Visi
- Arsitektur Sistem
- Bagan Akun (Chart of Accounts)
- Simulasi Jurnal Akuntansi
- Panduan Penggunaan
- Kebijakan Kredit & Kolektibilitas
- SOP Restrukturisasi Kredit
- Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)
1. Pendahuluan & Visi#
Latar Belakang
Unit Simpan Pinjam (USP) adalah salah satu unit usaha di bawah BUMDes yang berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro desa. USP hadir untuk menjawab kebutuhan warga desa akan akses permodalan yang mudah, cepat, dan berkeadilan โ tanpa harus bergantung pada rentenir atau lembaga keuangan yang jauh dari jangkauan.
Tujuan USP BUMDes
- Penyelamatan Modal Desa: Menjaga agar modal yang sudah disalurkan tetap berputar dan kembali ke kas BUMDes.
- Pemberdayaan Warga: Memberikan akses pembiayaan untuk usaha mikro, pertanian, dan kebutuhan mendesak warga.
- Inklusi Keuangan Desa: Menciptakan sistem keuangan yang transparan dan terdokumentasi secara digital.
- Sumber Pendapatan BUMDes: Melalui pendapatan bunga dan administrasi yang wajar.
Landasan Hukum
- UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa
- PP No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa
- Permendesa PDTT No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran BUMDes
- Peraturan Desa setempat tentang Pengelolaan Keuangan BUMDes
2. Arsitektur Sistem#
Diagram Hubungan Data (Entity Relationship)
Modul USP terdiri dari beberapa tabel utama yang saling terhubung:
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ business_units โ โ Unit Simpan Pinjam BUMDes (USP-01)
โ (Unit Bisnis) โ
โโโโโโโโโโโโฌโโโโโโโโโโโ
โ unit_id
โผ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ usp_members โ โ usp_loans โ
โ (Data Nasabah) โโโโโโโโโ (Data Pinjaman) โ
โ โ โ โ
โ โข member_number โ โ โข loan_number โ
โ โข full_name โ โ โข principal_amount โ
โ โข join_date โ โ โข remaining_principalโ
โ โข status โ โ โข interest_rate โ
โ โข unit_id โ โ โข collectibility โ
โ โข address โ โ โข status โ
โ โข phone_number โ โ โข is_legacy โ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ โโโโโโโโโโโโฌโโโโโโโโโโโ
โ
โผ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ journal_entries โ
โ (Jurnal Akuntansi) โ
โ โ
โ โข entry_date โ
โ โข entry_number โ
โ โข description โ
โ โข business_unit_id โ
โโโโโโโโโโโโฌโโโโโโโโโโโ
โ
โผ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
โ journal_lines โ
โ (Baris Jurnal) โ
โ โ
โ โข account_id (COA) โ
โ โข transaction_type โ
โ โข amount โ
โโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโ
Keamanan Data (Row Level Security)
Sistem menerapkan Row Level Security (RLS) pada semua tabel USP. Artinya:
- Pengurus Unit hanya bisa melihat data nasabah di unitnya sendiri.
- Super Admin / Direktur bisa melihat semua data lintas unit.
- Nasabah (jika login ke portal warga) hanya bisa melihat data miliknya sendiri.
Tabel Database
Tabel usp_members (Data Nasabah)
| Kolom | Tipe | Keterangan |
|---|---|---|
id | UUID | Kunci utama (Primary Key) |
member_number | TEXT | Nomor anggota (contoh: USP-001) |
full_name | TEXT | Nama lengkap nasabah |
id_card_number | TEXT | Nomor KTP/NIK |
address | TEXT | Alamat lengkap |
phone_number | TEXT | Nomor telepon |
join_date | DATE | Tanggal bergabung |
initial_deposit | NUMERIC | Simpanan pokok awal |
mandatory_savings_balance | NUMERIC | Saldo simpanan wajib |
voluntary_savings_balance | NUMERIC | Saldo simpanan sukarela |
status | TEXT | Status: active / inactive |
unit_id | UUID | ID unit bisnis terkait |
notes | TEXT | Catatan tambahan |
Tabel usp_loans (Data Pinjaman)
| Kolom | Tipe | Keterangan |
|---|---|---|
id | UUID | Kunci utama |
loan_number | TEXT | Nomor kontrak pinjaman |
member_id | UUID | Relasi ke tabel nasabah |
principal_amount | NUMERIC | Jumlah pokok pinjaman |
remaining_principal | NUMERIC | Sisa pokok yang belum dibayar |
interest_rate | NUMERIC | Suku bunga (% per tahun) |
duration_months | INTEGER | Jangka waktu (bulan) |
disbursement_date | DATE | Tanggal pencairan |
status | TEXT | Status: active / paid / default |
is_legacy | BOOLEAN | Apakah data migrasi lama |
collectibility | INTEGER | Kolektibilitas (1-5) |
unit_id | UUID | ID unit bisnis terkait |
notes_history | TEXT | Riwayat catatan |
3. Bagan Akun (Chart of Accounts)#
Berikut adalah daftar akun khusus yang digunakan oleh modul USP. Akun-akun ini sudah terdaftar di sistem ERP dan akan otomatis terpanggil saat transaksi dicatat.
Akun Aset (Kelas 1-xxx)
| Kode | Nama Akun | Posisi Normal | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 1-111 | Piutang Simpan Pinjam - Anggota | Debit | Mencatat saldo piutang nasabah yang belum dibayar |
| 1-199 | Penyisihan Piutang Tak Tertagih | Kredit | Cadangan kerugian untuk piutang yang berpotensi tidak terbayar |
| 1-606 | RK Unit Simpan Pinjam - di Pusat | Debit | Rekening koran antar unit (saldo USP yang dicatat di Pusat) |
Akun Kewajiban (Kelas 2-xxx)
| Kode | Nama Akun | Posisi Normal | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 2-201 | Simpanan Pokok Anggota | Kredit | Tabungan awal anggota USP |
| 2-202 | Simpanan Wajib Anggota | Kredit | Tabungan bulanan anggota USP |
| 2-203 | Simpanan Sukarela Anggota | Kredit | Tabungan bebas anggota USP |
| 2-606 | RK Pusat - di Unit Simpan Pinjam | Kredit | Kewajiban USP terhadap Kantor Pusat |
Akun Ekuitas (Kelas 3-xxx)
| Kode | Nama Akun | Posisi Normal | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 3-101 | Modal / Penyertaan Modal | Kredit | Modal awal dan saldo awal yang disetorkan ke USP |
Akun Pendapatan (Kelas 4-xxx)
| Kode | Nama Akun | Posisi Normal | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 4-601 | Pendapatan Bunga Pinjaman | Kredit | Bunga yang diterima dari cicilan nasabah |
| 4-602 | Pendapatan Administrasi Pinjaman | Kredit | Biaya administrasi saat pencairan kredit |
Akun Beban (Kelas 5-xxx)
| Kode | Nama Akun | Posisi Normal | Fungsi |
|---|---|---|---|
| 5-101 | Beban Administrasi & Operasional USP | Debit | Biaya operasional harian unit |
| 5-201 | Beban Gaji - Unit USP | Debit | Gaji dan tunjangan pengurus USP |
| 5-206 | Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih | Debit | Pencadangan piutang yang bermasalah |
4. Simulasi Jurnal Akuntansi#
Berikut adalah contoh pencatatan jurnal untuk setiap jenis transaksi di modul USP. Semua jurnal akan otomatis tercatat di sistem saat transaksi diproses.
4.1 Penyaluran Pinjaman Baru
Skenario: Nasabah Pak Ahmad menerima pinjaman sebesar Rp 5.000.000
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Piutang Simpan Pinjam (1-111) | Rp 5.000.000 | - |
| Kas / Bank (1-102) | - | Rp 5.000.000 |
Penjelasan: Kas BUMDes berkurang karena uang keluar ke nasabah, tapi BUMDes mendapat "kekayaan" baru berupa piutang (janji bayar dari nasabah).
4.2 Penerimaan Angsuran Pokok
Skenario: Pak Ahmad membayar angsuran pokok sebesar Rp 500.000
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Kas / Bank (1-102) | Rp 500.000 | - |
| Piutang Simpan Pinjam (1-111) | - | Rp 500.000 |
Penjelasan: Kas BUMDes bertambah, dan piutang (tagihan) berkurang karena nasabah sudah membayar sebagian.
4.3 Penerimaan Bunga
Skenario: Pak Ahmad membayar bunga bulanan sebesar Rp 50.000
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Kas / Bank (1-102) | Rp 50.000 | - |
| Pendapatan Bunga Pinjaman (4-601) | - | Rp 50.000 |
Penjelasan: Bunga yang diterima dicatat sebagai pendapatan BUMDes. Ini akan muncul di Laporan Laba Rugi.
4.4 Migrasi Saldo Awal (Data Lama)
Skenario: Data Ibu Titin (kredit macet lama) dengan sisa pokok Rp 14.560.000 dimasukkan ke sistem.
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Piutang Simpan Pinjam (1-111) | Rp 14.560.000 | - |
| Modal / Ekuitas (3-101) | - | Rp 14.560.000 |
Penjelasan: Piutang lama dicatat sebagai aset, dengan akun lawannya adalah ekuitas (modal). Ini karena uang tersebut sudah keluar jauh sebelum sistem ERP ini berjalan.
4.5 Pencadangan Piutang Macet
Skenario: Pengurus memutuskan mencadangkan 50% dari piutang Ibu Titin (Rp 7.280.000) sebagai potensi kerugian.
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Beban Penyisihan (5-206) | Rp 7.280.000 | - |
| Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199) | - | Rp 7.280.000 |
Penjelasan: Ini adalah langkah kehati-hatian (prinsip konservatisme akuntansi). Beban muncul di Laba Rugi, dan di Neraca, piutang neto akan berkurang.
4.6 Penghapusan Piutang (Write-off)
Skenario: Setelah semua upaya penagihan gagal, piutang dihapusbukukan.
| Akun | Debit | Kredit |
|---|---|---|
| Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199) | Rp 7.280.000 | - |
| Piutang Simpan Pinjam (1-111) | - | Rp 7.280.000 |
Penjelasan: Piutang resmi dihapus dari neraca. Tidak ada beban tambahan karena sudah dicadangkan sebelumnya.
5. Panduan Penggunaan#
5.1 Mengakses Menu USP
- Buka Dashboard ERP BUMDes
- Di sidebar kiri, klik Unit Bisnis
- Klik Unit Simpan Pinjam BUMDes
- Anda akan melihat submenu:
- Daftar Pinjaman โ Melihat dan mengelola semua pinjaman
- Anggota / Nasabah โ Data keanggotaan dan simpanan
- Laporan Kinerja โ Analisa portofolio dan NPL
- Migrasi Kredit โ Input data pinjaman lama
5.2 Mendaftarkan Nasabah Baru
- Buka menu Anggota / Nasabah
- Klik tombol + Anggota Baru
- Isi formulir:
- Nama Lengkap: Sesuai KTP
- NIK: 16 digit nomor KTP
- Alamat: Alamat lengkap
- No. Telepon: Nomor yang bisa dihubungi
- Simpanan Pokok: Setoran awal saat mendaftar
- Klik Simpan
- Nasabah akan mendapat Nomor Anggota otomatis
5.3 Migrasi Data Pinjaman Lama
Untuk memasukkan data pinjaman yang sudah ada sebelum sistem ERP:
- Buka menu Migrasi Kredit
- Isi formulir:
- Nama Peminjam: Nama sesuai catatan lama
- Nomor Anggota: Buat nomor baru (contoh: USP-001)
- Nomor Kontrak: Nomor referensi (contoh: LN-2020-001)
- Jumlah Pokok Awal: Total pinjaman yang diberikan dulu
- Sisa Pokok: Jumlah yang masih belum terbayar hari ini
- Tanggal Pencairan: Tanggal saat pinjaman pertama kali diberikan
- Kolektibilitas: Pilih 1-5 sesuai kondisi (5 = Macet)
- Klik Simpan & Proses Migrasi
- Sistem akan otomatis membuat jurnal saldo awal
5.4 Mencatat Pembayaran Angsuran
Catatan: Fitur ini masih dalam pengembangan (lihat Roadmap Fase 2)
Saat fitur ini aktif, alur kerjanya:
- Buka Daftar Pinjaman
- Pilih nasabah yang membayar
- Klik Input Angsuran
- Isi jumlah pokok dan bunga yang dibayarkan
- Sistem otomatis mencatat jurnal dan memperbarui sisa tagihan
5.5 Melihat Laporan Kinerja
- Buka menu Laporan Kinerja
- Anda akan melihat:
- Pendapatan Bunga: Total bunga yang sudah diterima
- Yield Portfolio: Persentase keuntungan dari dana yang disalurkan
- Total Penyaluran: Jumlah piutang yang masih berjalan
- Grafik Arus Kas: Perbandingan penyaluran vs pelunasan
- Kualitas Kredit (NPL): Distribusi kolektibilitas piutang
6. Kebijakan Kredit & Kolektibilitas#
Ketentuan Umum Pinjaman
| Parameter | Ketentuan |
|---|---|
| Suku Bunga | Ditentukan per pinjaman saat kontrak dibuat |
| Plafon Maksimal | Tidak ada batasan (berdasarkan ketersediaan dana) |
| Metode Bunga | Flat atau Menurun (Declining), dipilih saat pencairan |
| Jangka Waktu | Fleksibel, disepakati antara pengurus dan nasabah |
| Jaminan | Opsional, dicatat di catatan kontrak |
Klasifikasi Kolektibilitas (Standar Bank Indonesia)
Setiap piutang pinjaman wajib diklasifikasikan berdasarkan ketepatan pembayaran:
| Kol | Nama | Kriteria | Warna Indikator |
|---|---|---|---|
| 1 | Lancar | Pembayaran tepat waktu, tidak ada tunggakan | ๐ข Hijau |
| 2 | Dalam Perhatian Khusus | Tunggakan 1-90 hari | ๐ก Kuning |
| 3 | Kurang Lancar | Tunggakan 91-120 hari | ๐ Oranye |
| 4 | Diragukan | Tunggakan 121-180 hari | ๐ด Merah |
| 5 | Macet | Tunggakan lebih dari 180 hari | โซ Hitam |
Rasio NPL (Non-Performing Loan)
NPL = (Piutang Kol 3 + Kol 4 + Kol 5) / Total Piutang ร 100%
- NPL < 5%: Sehat (target ideal)
- NPL 5-8%: Waspada
- NPL > 8%: Berbahaya, perlu tindakan segera
7. SOP Restrukturisasi Kredit#
Pengertian
Restrukturisasi kredit adalah upaya penyelamatan piutang macet melalui perubahan syarat-syarat pinjaman. Tujuannya adalah mengembalikan sebanyak mungkin modal yang sudah disalurkan.
Jenis Restrukturisasi
1. Pemutihan Bunga (Interest Waiver)
- Definisi: Nasabah hanya diwajibkan membayar pokok, bunga dihapuskan.
- Kapan Digunakan: Untuk piutang Kol 4-5 yang sudah lama macet.
- Contoh: Kasus Ibu Titin โ hanya membayar pokok Rp 14.560.000, bunga Rp 0.
- Syarat: Harus ada Berita Acara yang ditandatangani minimal 2 pengurus.
2. Perpanjangan Tenor (Rescheduling)
- Definisi: Jangka waktu diperpanjang agar cicilan per bulan lebih ringan.
- Kapan Digunakan: Nasabah masih mampu bayar tapi kesulitan dengan jumlah cicilan.
- Contoh: Pinjaman 12 bulan diperpanjang menjadi 24 bulan.
3. Pengurangan Pokok (Haircut)
- Definisi: Sebagian pokok pinjaman dihapuskan.
- Kapan Digunakan: Kasus sangat ekstrem, nasabah benar-benar tidak mampu.
- Contoh: Pokok Rp 10 juta diturunkan menjadi Rp 6 juta.
- Syarat: Persetujuan Rapat Pengurus BUMDes + Persetujuan Kepala Desa.
Dokumen Pendukung Restrukturisasi
Setiap restrukturisasi wajib didokumentasikan dengan:
- Berita Acara Restrukturisasi โ Ditandatangani nasabah dan minimal 2 pengurus
- Surat Pernyataan Kesanggupan โ Komitmen nasabah untuk membayar sesuai skema baru
- Notulen Rapat Pengurus โ Bukti bahwa keputusan diambil secara kolektif
- Foto/Scan KTP โ Identitas nasabah yang direstrukturisasi
โ ๏ธ PENTING: Tanpa dokumen pendukung, restrukturisasi dianggap tidak sah dan berpotensi menjadi temuan audit.
8. Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)#
Fase 1 โ Fondasi โ (Selesai)
| Fitur | Status |
|---|---|
| Migrasi Data Pinjaman Lama (Kredit Macet) | โ Selesai |
| Navigasi Sidebar USP | โ Selesai |
| Laporan NPL / Kolektibilitas | โ Selesai |
| Halaman Daftar Pinjaman (Data Real) | โ Selesai |
| Jurnal Akuntansi Otomatis (Saldo Awal) | โ Selesai |
Fase 2 โ Operasional Inti ๐ง (Dalam Pengerjaan)
| Fitur | Status |
|---|---|
| Halaman Nasabah dari Database (bukan mock data) | ๐ง Sedang Diperbaiki |
| Input Angsuran / Pembayaran | ๐ Direncanakan |
| Pengajuan Pinjaman Baru (dengan suku bunga fleksibel) | ๐ Direncanakan |
| Pencatatan Simpanan (Pokok, Wajib, Sukarela) | ๐ Direncanakan |
Fase 3 โ Pelaporan & Administrasi ๐
| Fitur | Status |
|---|---|
| Cetak Kartu Angsuran (PDF) | ๐ Direncanakan |
| Laporan Bulanan Otomatis | ๐ Direncanakan |
| Perhitungan SHU (Sisa Hasil Usaha) Otomatis | ๐ Direncanakan |
| Export Data ke Excel | ๐ Direncanakan |
Fase 4 โ Inovasi & Integrasi ๐ฎ
| Fitur | Status |
|---|---|
| Integrasi Portal Warga (Nasabah bisa cek saldo sendiri) | ๐ฎ Visi Masa Depan |
| Notifikasi Jatuh Tempo (WhatsApp/SMS) | ๐ฎ Visi Masa Depan |
| Dashboard Risiko (Early Warning System) | ๐ฎ Visi Masa Depan |
| Simulasi Kredit Online | ๐ฎ Visi Masa Depan |
Catatan Penutup#
Dokumen ini akan terus diperbarui seiring perkembangan modul USP. Jika ada pertanyaan atau masukan, silakan hubungi administrator sistem.
Terakhir diperbarui: April 2026
Disusun oleh: Tim Pengembangan ERP BUMDes Bolulango