Master Manual & Akuntansi USP

Master Manual & Akuntansi USP

Updated: Apr 2026Oleh: SystemSimpan Pinjam (USP)
Menyiapkan Audio...
Protected View (Read Only)

๐Ÿ“˜ Panduan Lengkap Unit Simpan Pinjam (USP) BUMDes

Dokumen ini adalah panduan resmi modul Unit Simpan Pinjam pada sistem ERP BUMDes Bolulango. Ditujukan untuk pengurus BUMDes sebagai acuan operasional, akuntansi, dan pengembangan unit.


Daftar Isi#

  1. Pendahuluan & Visi
  2. Arsitektur Sistem
  3. Bagan Akun (Chart of Accounts)
  4. Simulasi Jurnal Akuntansi
  5. Panduan Penggunaan
  6. Kebijakan Kredit & Kolektibilitas
  7. SOP Restrukturisasi Kredit
  8. Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)

1. Pendahuluan & Visi#

Latar Belakang

Unit Simpan Pinjam (USP) adalah salah satu unit usaha di bawah BUMDes yang berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro desa. USP hadir untuk menjawab kebutuhan warga desa akan akses permodalan yang mudah, cepat, dan berkeadilan โ€” tanpa harus bergantung pada rentenir atau lembaga keuangan yang jauh dari jangkauan.

Tujuan USP BUMDes

  1. Penyelamatan Modal Desa: Menjaga agar modal yang sudah disalurkan tetap berputar dan kembali ke kas BUMDes.
  2. Pemberdayaan Warga: Memberikan akses pembiayaan untuk usaha mikro, pertanian, dan kebutuhan mendesak warga.
  3. Inklusi Keuangan Desa: Menciptakan sistem keuangan yang transparan dan terdokumentasi secara digital.
  4. Sumber Pendapatan BUMDes: Melalui pendapatan bunga dan administrasi yang wajar.

Landasan Hukum

  • UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa
  • PP No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa
  • Permendesa PDTT No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran BUMDes
  • Peraturan Desa setempat tentang Pengelolaan Keuangan BUMDes

2. Arsitektur Sistem#

Diagram Hubungan Data (Entity Relationship)

Modul USP terdiri dari beberapa tabel utama yang saling terhubung:

โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
โ”‚   business_units    โ”‚ โ† Unit Simpan Pinjam BUMDes (USP-01)
โ”‚   (Unit Bisnis)     โ”‚
โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ฌโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜
           โ”‚ unit_id
           โ–ผ
โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”       โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
โ”‚    usp_members      โ”‚       โ”‚     usp_loans       โ”‚
โ”‚   (Data Nasabah)    โ”‚โ—„โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”‚   (Data Pinjaman)   โ”‚
โ”‚                     โ”‚       โ”‚                     โ”‚
โ”‚ โ€ข member_number     โ”‚       โ”‚ โ€ข loan_number       โ”‚
โ”‚ โ€ข full_name         โ”‚       โ”‚ โ€ข principal_amount   โ”‚
โ”‚ โ€ข join_date         โ”‚       โ”‚ โ€ข remaining_principalโ”‚
โ”‚ โ€ข status            โ”‚       โ”‚ โ€ข interest_rate     โ”‚
โ”‚ โ€ข unit_id           โ”‚       โ”‚ โ€ข collectibility    โ”‚
โ”‚ โ€ข address           โ”‚       โ”‚ โ€ข status            โ”‚
โ”‚ โ€ข phone_number      โ”‚       โ”‚ โ€ข is_legacy         โ”‚
โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜       โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ฌโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜
                                         โ”‚
                                         โ–ผ
                              โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
                              โ”‚  journal_entries    โ”‚
                              โ”‚  (Jurnal Akuntansi) โ”‚
                              โ”‚                     โ”‚
                              โ”‚ โ€ข entry_date        โ”‚
                              โ”‚ โ€ข entry_number      โ”‚
                              โ”‚ โ€ข description       โ”‚
                              โ”‚ โ€ข business_unit_id  โ”‚
                              โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”ฌโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜
                                         โ”‚
                                         โ–ผ
                              โ”Œโ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”
                              โ”‚   journal_lines     โ”‚
                              โ”‚  (Baris Jurnal)     โ”‚
                              โ”‚                     โ”‚
                              โ”‚ โ€ข account_id (COA)  โ”‚
                              โ”‚ โ€ข transaction_type  โ”‚
                              โ”‚ โ€ข amount            โ”‚
                              โ””โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”€โ”˜

Keamanan Data (Row Level Security)

Sistem menerapkan Row Level Security (RLS) pada semua tabel USP. Artinya:

  • Pengurus Unit hanya bisa melihat data nasabah di unitnya sendiri.
  • Super Admin / Direktur bisa melihat semua data lintas unit.
  • Nasabah (jika login ke portal warga) hanya bisa melihat data miliknya sendiri.

Tabel Database

Tabel usp_members (Data Nasabah)

KolomTipeKeterangan
idUUIDKunci utama (Primary Key)
member_numberTEXTNomor anggota (contoh: USP-001)
full_nameTEXTNama lengkap nasabah
id_card_numberTEXTNomor KTP/NIK
addressTEXTAlamat lengkap
phone_numberTEXTNomor telepon
join_dateDATETanggal bergabung
initial_depositNUMERICSimpanan pokok awal
mandatory_savings_balanceNUMERICSaldo simpanan wajib
voluntary_savings_balanceNUMERICSaldo simpanan sukarela
statusTEXTStatus: active / inactive
unit_idUUIDID unit bisnis terkait
notesTEXTCatatan tambahan

Tabel usp_loans (Data Pinjaman)

KolomTipeKeterangan
idUUIDKunci utama
loan_numberTEXTNomor kontrak pinjaman
member_idUUIDRelasi ke tabel nasabah
principal_amountNUMERICJumlah pokok pinjaman
remaining_principalNUMERICSisa pokok yang belum dibayar
interest_rateNUMERICSuku bunga (% per tahun)
duration_monthsINTEGERJangka waktu (bulan)
disbursement_dateDATETanggal pencairan
statusTEXTStatus: active / paid / default
is_legacyBOOLEANApakah data migrasi lama
collectibilityINTEGERKolektibilitas (1-5)
unit_idUUIDID unit bisnis terkait
notes_historyTEXTRiwayat catatan

3. Bagan Akun (Chart of Accounts)#

Berikut adalah daftar akun khusus yang digunakan oleh modul USP. Akun-akun ini sudah terdaftar di sistem ERP dan akan otomatis terpanggil saat transaksi dicatat.

Akun Aset (Kelas 1-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
1-111Piutang Simpan Pinjam - AnggotaDebitMencatat saldo piutang nasabah yang belum dibayar
1-199Penyisihan Piutang Tak TertagihKreditCadangan kerugian untuk piutang yang berpotensi tidak terbayar
1-606RK Unit Simpan Pinjam - di PusatDebitRekening koran antar unit (saldo USP yang dicatat di Pusat)

Akun Kewajiban (Kelas 2-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
2-201Simpanan Pokok AnggotaKreditTabungan awal anggota USP
2-202Simpanan Wajib AnggotaKreditTabungan bulanan anggota USP
2-203Simpanan Sukarela AnggotaKreditTabungan bebas anggota USP
2-606RK Pusat - di Unit Simpan PinjamKreditKewajiban USP terhadap Kantor Pusat

Akun Ekuitas (Kelas 3-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
3-101Modal / Penyertaan ModalKreditModal awal dan saldo awal yang disetorkan ke USP

Akun Pendapatan (Kelas 4-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
4-601Pendapatan Bunga PinjamanKreditBunga yang diterima dari cicilan nasabah
4-602Pendapatan Administrasi PinjamanKreditBiaya administrasi saat pencairan kredit

Akun Beban (Kelas 5-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
5-101Beban Administrasi & Operasional USPDebitBiaya operasional harian unit
5-201Beban Gaji - Unit USPDebitGaji dan tunjangan pengurus USP
5-206Beban Penyisihan Piutang Tak TertagihDebitPencadangan piutang yang bermasalah

4. Simulasi Jurnal Akuntansi#

Berikut adalah contoh pencatatan jurnal untuk setiap jenis transaksi di modul USP. Semua jurnal akan otomatis tercatat di sistem saat transaksi diproses.

4.1 Penyaluran Pinjaman Baru

Skenario: Nasabah Pak Ahmad menerima pinjaman sebesar Rp 5.000.000

AkunDebitKredit
Piutang Simpan Pinjam (1-111)Rp 5.000.000-
Kas / Bank (1-102)-Rp 5.000.000

Penjelasan: Kas BUMDes berkurang karena uang keluar ke nasabah, tapi BUMDes mendapat "kekayaan" baru berupa piutang (janji bayar dari nasabah).

4.2 Penerimaan Angsuran Pokok

Skenario: Pak Ahmad membayar angsuran pokok sebesar Rp 500.000

AkunDebitKredit
Kas / Bank (1-102)Rp 500.000-
Piutang Simpan Pinjam (1-111)-Rp 500.000

Penjelasan: Kas BUMDes bertambah, dan piutang (tagihan) berkurang karena nasabah sudah membayar sebagian.

4.3 Penerimaan Bunga

Skenario: Pak Ahmad membayar bunga bulanan sebesar Rp 50.000

AkunDebitKredit
Kas / Bank (1-102)Rp 50.000-
Pendapatan Bunga Pinjaman (4-601)-Rp 50.000

Penjelasan: Bunga yang diterima dicatat sebagai pendapatan BUMDes. Ini akan muncul di Laporan Laba Rugi.

4.4 Migrasi Saldo Awal (Data Lama)

Skenario: Data Ibu Titin (kredit macet lama) dengan sisa pokok Rp 14.560.000 dimasukkan ke sistem.

AkunDebitKredit
Piutang Simpan Pinjam (1-111)Rp 14.560.000-
Modal / Ekuitas (3-101)-Rp 14.560.000

Penjelasan: Piutang lama dicatat sebagai aset, dengan akun lawannya adalah ekuitas (modal). Ini karena uang tersebut sudah keluar jauh sebelum sistem ERP ini berjalan.

4.5 Pencadangan Piutang Macet

Skenario: Pengurus memutuskan mencadangkan 50% dari piutang Ibu Titin (Rp 7.280.000) sebagai potensi kerugian.

AkunDebitKredit
Beban Penyisihan (5-206)Rp 7.280.000-
Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199)-Rp 7.280.000

Penjelasan: Ini adalah langkah kehati-hatian (prinsip konservatisme akuntansi). Beban muncul di Laba Rugi, dan di Neraca, piutang neto akan berkurang.

4.6 Penghapusan Piutang (Write-off)

Skenario: Setelah semua upaya penagihan gagal, piutang dihapusbukukan.

AkunDebitKredit
Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199)Rp 7.280.000-
Piutang Simpan Pinjam (1-111)-Rp 7.280.000

Penjelasan: Piutang resmi dihapus dari neraca. Tidak ada beban tambahan karena sudah dicadangkan sebelumnya.


5. Panduan Penggunaan#

5.1 Mengakses Menu USP

  1. Buka Dashboard ERP BUMDes
  2. Di sidebar kiri, klik Unit Bisnis
  3. Klik Unit Simpan Pinjam BUMDes
  4. Anda akan melihat submenu:
    • Daftar Pinjaman โ€” Melihat dan mengelola semua pinjaman
    • Anggota / Nasabah โ€” Data keanggotaan dan simpanan
    • Laporan Kinerja โ€” Analisa portofolio dan NPL
    • Migrasi Kredit โ€” Input data pinjaman lama

5.2 Mendaftarkan Nasabah Baru

  1. Buka menu Anggota / Nasabah
  2. Klik tombol + Anggota Baru
  3. Isi formulir:
    • Nama Lengkap: Sesuai KTP
    • NIK: 16 digit nomor KTP
    • Alamat: Alamat lengkap
    • No. Telepon: Nomor yang bisa dihubungi
    • Simpanan Pokok: Setoran awal saat mendaftar
  4. Klik Simpan
  5. Nasabah akan mendapat Nomor Anggota otomatis

5.3 Migrasi Data Pinjaman Lama

Untuk memasukkan data pinjaman yang sudah ada sebelum sistem ERP:

  1. Buka menu Migrasi Kredit
  2. Isi formulir:
    • Nama Peminjam: Nama sesuai catatan lama
    • Nomor Anggota: Buat nomor baru (contoh: USP-001)
    • Nomor Kontrak: Nomor referensi (contoh: LN-2020-001)
    • Jumlah Pokok Awal: Total pinjaman yang diberikan dulu
    • Sisa Pokok: Jumlah yang masih belum terbayar hari ini
    • Tanggal Pencairan: Tanggal saat pinjaman pertama kali diberikan
    • Kolektibilitas: Pilih 1-5 sesuai kondisi (5 = Macet)
  3. Klik Simpan & Proses Migrasi
  4. Sistem akan otomatis membuat jurnal saldo awal

5.4 Mencatat Pembayaran Angsuran

Catatan: Fitur ini masih dalam pengembangan (lihat Roadmap Fase 2)

Saat fitur ini aktif, alur kerjanya:

  1. Buka Daftar Pinjaman
  2. Pilih nasabah yang membayar
  3. Klik Input Angsuran
  4. Isi jumlah pokok dan bunga yang dibayarkan
  5. Sistem otomatis mencatat jurnal dan memperbarui sisa tagihan

5.5 Melihat Laporan Kinerja

  1. Buka menu Laporan Kinerja
  2. Anda akan melihat:
    • Pendapatan Bunga: Total bunga yang sudah diterima
    • Yield Portfolio: Persentase keuntungan dari dana yang disalurkan
    • Total Penyaluran: Jumlah piutang yang masih berjalan
    • Grafik Arus Kas: Perbandingan penyaluran vs pelunasan
    • Kualitas Kredit (NPL): Distribusi kolektibilitas piutang

6. Kebijakan Kredit & Kolektibilitas#

Ketentuan Umum Pinjaman

ParameterKetentuan
Suku BungaDitentukan per pinjaman saat kontrak dibuat
Plafon MaksimalTidak ada batasan (berdasarkan ketersediaan dana)
Metode BungaFlat atau Menurun (Declining), dipilih saat pencairan
Jangka WaktuFleksibel, disepakati antara pengurus dan nasabah
JaminanOpsional, dicatat di catatan kontrak

Klasifikasi Kolektibilitas (Standar Bank Indonesia)

Setiap piutang pinjaman wajib diklasifikasikan berdasarkan ketepatan pembayaran:

KolNamaKriteriaWarna Indikator
1LancarPembayaran tepat waktu, tidak ada tunggakan๐ŸŸข Hijau
2Dalam Perhatian KhususTunggakan 1-90 hari๐ŸŸก Kuning
3Kurang LancarTunggakan 91-120 hari๐ŸŸ  Oranye
4DiragukanTunggakan 121-180 hari๐Ÿ”ด Merah
5MacetTunggakan lebih dari 180 hariโšซ Hitam

Rasio NPL (Non-Performing Loan)

NPL = (Piutang Kol 3 + Kol 4 + Kol 5) / Total Piutang ร— 100%
  • NPL < 5%: Sehat (target ideal)
  • NPL 5-8%: Waspada
  • NPL > 8%: Berbahaya, perlu tindakan segera

7. SOP Restrukturisasi Kredit#

Pengertian

Restrukturisasi kredit adalah upaya penyelamatan piutang macet melalui perubahan syarat-syarat pinjaman. Tujuannya adalah mengembalikan sebanyak mungkin modal yang sudah disalurkan.

Jenis Restrukturisasi

1. Pemutihan Bunga (Interest Waiver)

  • Definisi: Nasabah hanya diwajibkan membayar pokok, bunga dihapuskan.
  • Kapan Digunakan: Untuk piutang Kol 4-5 yang sudah lama macet.
  • Contoh: Kasus Ibu Titin โ€” hanya membayar pokok Rp 14.560.000, bunga Rp 0.
  • Syarat: Harus ada Berita Acara yang ditandatangani minimal 2 pengurus.

2. Perpanjangan Tenor (Rescheduling)

  • Definisi: Jangka waktu diperpanjang agar cicilan per bulan lebih ringan.
  • Kapan Digunakan: Nasabah masih mampu bayar tapi kesulitan dengan jumlah cicilan.
  • Contoh: Pinjaman 12 bulan diperpanjang menjadi 24 bulan.

3. Pengurangan Pokok (Haircut)

  • Definisi: Sebagian pokok pinjaman dihapuskan.
  • Kapan Digunakan: Kasus sangat ekstrem, nasabah benar-benar tidak mampu.
  • Contoh: Pokok Rp 10 juta diturunkan menjadi Rp 6 juta.
  • Syarat: Persetujuan Rapat Pengurus BUMDes + Persetujuan Kepala Desa.

Dokumen Pendukung Restrukturisasi

Setiap restrukturisasi wajib didokumentasikan dengan:

  1. Berita Acara Restrukturisasi โ€” Ditandatangani nasabah dan minimal 2 pengurus
  2. Surat Pernyataan Kesanggupan โ€” Komitmen nasabah untuk membayar sesuai skema baru
  3. Notulen Rapat Pengurus โ€” Bukti bahwa keputusan diambil secara kolektif
  4. Foto/Scan KTP โ€” Identitas nasabah yang direstrukturisasi

โš ๏ธ PENTING: Tanpa dokumen pendukung, restrukturisasi dianggap tidak sah dan berpotensi menjadi temuan audit.


8. Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)#

Fase 1 โ€” Fondasi โœ… (Selesai)

FiturStatus
Migrasi Data Pinjaman Lama (Kredit Macet)โœ… Selesai
Navigasi Sidebar USPโœ… Selesai
Laporan NPL / Kolektibilitasโœ… Selesai
Halaman Daftar Pinjaman (Data Real)โœ… Selesai
Jurnal Akuntansi Otomatis (Saldo Awal)โœ… Selesai

Fase 2 โ€” Operasional Inti ๐Ÿ”ง (Dalam Pengerjaan)

FiturStatus
Halaman Nasabah dari Database (bukan mock data)๐Ÿ”ง Sedang Diperbaiki
Input Angsuran / Pembayaran๐Ÿ“‹ Direncanakan
Pengajuan Pinjaman Baru (dengan suku bunga fleksibel)๐Ÿ“‹ Direncanakan
Pencatatan Simpanan (Pokok, Wajib, Sukarela)๐Ÿ“‹ Direncanakan

Fase 3 โ€” Pelaporan & Administrasi ๐Ÿ“‹

FiturStatus
Cetak Kartu Angsuran (PDF)๐Ÿ“‹ Direncanakan
Laporan Bulanan Otomatis๐Ÿ“‹ Direncanakan
Perhitungan SHU (Sisa Hasil Usaha) Otomatis๐Ÿ“‹ Direncanakan
Export Data ke Excel๐Ÿ“‹ Direncanakan

Fase 4 โ€” Inovasi & Integrasi ๐Ÿ”ฎ

FiturStatus
Integrasi Portal Warga (Nasabah bisa cek saldo sendiri)๐Ÿ”ฎ Visi Masa Depan
Notifikasi Jatuh Tempo (WhatsApp/SMS)๐Ÿ”ฎ Visi Masa Depan
Dashboard Risiko (Early Warning System)๐Ÿ”ฎ Visi Masa Depan
Simulasi Kredit Online๐Ÿ”ฎ Visi Masa Depan

Catatan Penutup#

Dokumen ini akan terus diperbarui seiring perkembangan modul USP. Jika ada pertanyaan atau masukan, silakan hubungi administrator sistem.

Terakhir diperbarui: April 2026

Disusun oleh: Tim Pengembangan ERP BUMDes Bolulango