Master Manual & Akuntansi USP

Master Manual & Akuntansi USP

Updated: Jun 2026Oleh: SystemSimpan Pinjam (USP)
Menyiapkan Audio...
Protected View (Read Only)

📘 Panduan Lengkap Unit Simpan Pinjam (USP) BUMDes

Dokumen ini adalah panduan resmi modul Unit Simpan Pinjam pada sistem ERP BUMDes Bolulango. Ditujukan untuk pengurus BUMDes sebagai acuan operasional, akuntansi, dan pengembangan unit.


Daftar Isi#

  1. Pendahuluan & Visi
  2. Arsitektur Sistem
  3. Bagan Akun (Chart of Accounts)
  4. Simulasi Jurnal Akuntansi
  5. Panduan Penggunaan
  6. Kebijakan Kredit & Kolektibilitas
  7. SOP Restrukturisasi Kredit
  8. Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)

1. Pendahuluan & Visi#

Latar Belakang

Unit Simpan Pinjam (USP) adalah salah satu unit usaha di bawah BUMDes yang berfungsi sebagai lembaga keuangan mikro desa. USP hadir untuk menjawab kebutuhan warga desa akan akses permodalan yang mudah, cepat, dan berkeadilan — tanpa harus bergantung pada rentenir atau lembaga keuangan yang jauh dari jangkauan.

Tujuan USP BUMDes

  1. Penyelamatan Modal Desa: Menjaga agar modal yang sudah disalurkan tetap berputar dan kembali ke kas BUMDes.
  2. Pemberdayaan Warga: Memberikan akses pembiayaan untuk usaha mikro, pertanian, dan kebutuhan mendesak warga.
  3. Inklusi Keuangan Desa: Menciptakan sistem keuangan yang transparan dan terdokumentasi secara digital.
  4. Sumber Pendapatan BUMDes: Melalui pendapatan bunga dan administrasi yang wajar.

Landasan Hukum

  • UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa
  • PP No. 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa
  • Permendesa PDTT No. 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran BUMDes
  • Peraturan Desa setempat tentang Pengelolaan Keuangan BUMDes

2. Arsitektur Sistem#

Diagram Hubungan Data (Entity Relationship)

Modul USP terdiri dari beberapa tabel utama yang saling terhubung:

┌─────────────────────┐
│   business_units    │ ← Unit Simpan Pinjam BUMDes (USP-01)
│   (Unit Bisnis)     │
└──────────┬──────────┘
           │ unit_id
           ▼
┌─────────────────────┐       ┌─────────────────────┐
│    usp_members      │       │     usp_loans       │
│   (Data Nasabah)    │◄──────│   (Data Pinjaman)   │
│                     │       │                     │
│ • member_number     │       │ • loan_number       │
│ • full_name         │       │ • principal_amount   │
│ • join_date         │       │ • remaining_principal│
│ • status            │       │ • interest_rate     │
│ • unit_id           │       │ • collectibility    │
│ • address           │       │ • status            │
│ • phone_number      │       │ • is_legacy         │
└─────────────────────┘       └──────────┬──────────┘
                                         │
                                         ▼
                              ┌─────────────────────┐
                              │  journal_entries    │
                              │  (Jurnal Akuntansi) │
                              │                     │
                              │ • entry_date        │
                              │ • entry_number      │
                              │ • description       │
                              │ • business_unit_id  │
                              └──────────┬──────────┘
                                         │
                                         ▼
                              ┌─────────────────────┐
                              │   journal_lines     │
                              │  (Baris Jurnal)     │
                              │                     │
                              │ • account_id (COA)  │
                              │ • transaction_type  │
                              │ • amount            │
                              └─────────────────────┘

Keamanan Data (Row Level Security)

Sistem menerapkan Row Level Security (RLS) pada semua tabel USP. Artinya:

  • Pengurus Unit hanya bisa melihat data nasabah di unitnya sendiri.
  • Super Admin / Direktur bisa melihat semua data lintas unit.
  • Nasabah (jika login ke portal warga) hanya bisa melihat data miliknya sendiri.

Tabel Database

Tabel usp_members (Data Nasabah)

KolomTipeKeterangan
idUUIDKunci utama (Primary Key)
member_numberTEXTNomor anggota (contoh: USP-001)
full_nameTEXTNama lengkap nasabah
id_card_numberTEXTNomor KTP/NIK
addressTEXTAlamat lengkap
phone_numberTEXTNomor telepon
join_dateDATETanggal bergabung
initial_depositNUMERICSimpanan pokok awal
mandatory_savings_balanceNUMERICSaldo simpanan wajib
voluntary_savings_balanceNUMERICSaldo simpanan sukarela
statusTEXTStatus: active / inactive
unit_idUUIDID unit bisnis terkait
notesTEXTCatatan tambahan

Tabel usp_loans (Data Pinjaman)

KolomTipeKeterangan
idUUIDKunci utama
loan_numberTEXTNomor kontrak pinjaman
member_idUUIDRelasi ke tabel nasabah
principal_amountNUMERICJumlah pokok pinjaman
remaining_principalNUMERICSisa pokok yang belum dibayar
interest_rateNUMERICSuku bunga (% per tahun)
duration_monthsINTEGERJangka waktu (bulan)
disbursement_dateDATETanggal pencairan
statusTEXTStatus: active / paid / default
is_legacyBOOLEANApakah data migrasi lama
collectibilityINTEGERKolektibilitas (1-5)
unit_idUUIDID unit bisnis terkait
notes_historyTEXTRiwayat catatan

3. Bagan Akun (Chart of Accounts)#

Berikut adalah daftar akun khusus yang digunakan oleh modul USP. Akun-akun ini sudah terdaftar di sistem ERP dan akan otomatis terpanggil saat transaksi dicatat.

Akun Aset (Kelas 1-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
1-101.01Kas Tunai - Unit Simpan PinjamDebitMencatat saldo uang tunai yang dipegang unit USP
1-103.01Kas Kecil - Unit Simpan PinjamDebitDana operasional harian (Petty Cash) unit USP
1-112Piutang Simpan Pinjam (USP Loan)DebitMencatat saldo piutang nasabah yang belum dibayar
1-199Penyisihan Piutang Tak TertagihKreditCadangan kerugian untuk piutang yang berpotensi tidak terbayar

Akun Kewajiban (Kelas 2-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
2-201Simpanan Pokok AnggotaKreditTabungan awal anggota USP
2-202Simpanan Wajib AnggotaKreditTabungan bulanan anggota USP
2-203Simpanan Sukarela AnggotaKreditTabungan bebas anggota USP

Catatan RK: Transaksi antar unit kini menggunakan skema standar 7-xxx (Rekening Koran). Lihat STANDAR_AKUNTANSI_COA.md untuk detail.

Akun Ekuitas (Kelas 3-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
3-101Modal / Penyertaan ModalKreditModal awal dan saldo awal yang disetorkan ke USP

Akun Pendapatan (Kelas 4-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
4-601Pendapatan Bunga PinjamanKreditBunga yang diterima dari cicilan nasabah
4-602Pendapatan Administrasi PinjamanKreditBiaya administrasi saat pencairan kredit

Akun Beban (Kelas 5-xxx)

KodeNama AkunPosisi NormalFungsi
5-101Beban Administrasi & Operasional USPDebitBiaya operasional harian unit
5-201Beban Gaji - Unit USPDebitGaji dan tunjangan pengurus USP
5-209Beban Penyisihan Piutang Tak TertagihDebitPencadangan piutang yang bermasalah
5-901Beban Penghapusan Piutang (Write-Off)DebitPenghapusan piutang macet yang tidak tertagih

4. Simulasi Jurnal Akuntansi#

Berikut adalah contoh pencatatan jurnal untuk setiap jenis transaksi di modul USP. Semua jurnal akan otomatis tercatat di sistem saat transaksi diproses.

4.1 Penyaluran Pinjaman Baru

Skenario: Nasabah Pak Ahmad menerima pinjaman sebesar Rp 5.000.000

AkunDebitKredit
Piutang Simpan Pinjam (1-112)Rp 5.000.000-
Kas Tunai Unit USP (1-101.01)-Rp 5.000.000

Penjelasan: Kas BUMDes berkurang karena uang keluar ke nasabah, tapi BUMDes mendapat "kekayaan" baru berupa piutang (janji bayar dari nasabah).

4.2 Penerimaan Angsuran Pokok

Skenario: Pak Ahmad membayar angsuran pokok sebesar Rp 500.000

AkunDebitKredit
Kas Tunai Unit USP (1-101.01)Rp 500.000-
Piutang Simpan Pinjam (1-112)-Rp 500.000

Penjelasan: Kas BUMDes bertambah, dan piutang (tagihan) berkurang karena nasabah sudah membayar sebagian.

4.3 Penerimaan Bunga

Skenario: Pak Ahmad membayar bunga bulanan sebesar Rp 50.000

AkunDebitKredit
Kas Tunai Unit USP (1-101.01)Rp 50.000-
Pendapatan Bunga Pinjaman (4-601)-Rp 50.000

Penjelasan: Bunga yang diterima dicatat sebagai pendapatan BUMDes. Ini akan muncul di Laporan Laba Rugi.

4.4 Migrasi Saldo Awal (Data Lama)

Skenario: Data Ibu Titin (kredit macet lama) dengan sisa pokok Rp 14.560.000 dimasukkan ke sistem.

AkunDebitKredit
Piutang Simpan Pinjam (1-112)Rp 14.560.000-
Modal / Ekuitas (3-101)-Rp 14.560.000

Penjelasan: Piutang lama dicatat sebagai aset, dengan akun lawannya adalah ekuitas (modal). Ini karena uang tersebut sudah keluar jauh sebelum sistem ERP ini berjalan.

4.5 Pencadangan Piutang Macet

Skenario: Pengurus memutuskan mencadangkan 50% dari piutang Ibu Titin (Rp 7.280.000) sebagai potensi kerugian.

AkunDebitKredit
Beban Penyisihan (5-209)Rp 7.280.000-
Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199)-Rp 7.280.000

Penjelasan: Ini adalah langkah kehati-hatian (prinsip konservatisme akuntansi). Beban muncul di Laba Rugi, dan di Neraca, piutang neto akan berkurang.

4.6 Penghapusan Piutang (Write-off)

Skenario: Setelah semua upaya penagihan gagal, piutang dihapusbukukan.

AkunDebitKredit
Penyisihan Piutang Tak Tertagih (1-199)Rp 7.280.000-
Piutang Simpan Pinjam (1-112)-Rp 7.280.000

Penjelasan: Piutang resmi dihapus dari neraca. Tidak ada beban tambahan karena sudah dicadangkan sebelumnya.


5. Panduan Penggunaan#

5.1 Mengakses Menu USP

  1. Buka Dashboard ERP BUMDes
  2. Di sidebar kiri, klik Unit Bisnis
  3. Klik Unit Simpan Pinjam BUMDes
  4. Anda akan melihat submenu:
    • Daftar Pinjaman — Melihat dan mengelola semua pinjaman
    • Anggota / Nasabah — Data keanggotaan dan simpanan
    • Laporan Kinerja — Analisa portofolio dan NPL
    • Migrasi Kredit — Input data pinjaman lama

5.2 Mendaftarkan Nasabah Baru

  1. Buka Anggota / Nasabah → Klik + Anggota Baru
  2. Isi: Nama Lengkap, NIK, Alamat, No. Telepon, Simpanan Pokok
  3. Klik Simpan — Nomor anggota akan dibuat otomatis

Menggunakan AI Insights (Peter)

  1. Klik kartu AI Insights (Ikon Kilat Violet) di dasbor utama USP.
  2. Anda akan masuk ke AI Intelligence Center.
  3. Di sini Peter akan memberikan laporan kesehatan portofolio, skor kepercayaan nasabah (TrustScore), dan daftar anomali data yang harus diperbaiki.

5.3 Migrasi Data Pinjaman Lama

Untuk memasukkan data pinjaman yang sudah ada sebelum sistem ERP:

  1. Buka menu Migrasi Kredit
  2. Isi formulir:
    • Nama Peminjam: Nama sesuai catatan lama
    • Nomor Anggota: Buat nomor baru (contoh: USP-001)
    • Nomor Kontrak: Nomor referensi (contoh: LN-2020-001)
    • Jumlah Pokok Awal: Total pinjaman yang diberikan dulu
    • Sisa Pokok: Jumlah yang masih belum terbayar hari ini
    • Tanggal Pencairan: Tanggal saat pinjaman pertama kali diberikan
    • Kolektibilitas: Pilih 1-5 sesuai kondisi (5 = Macet)
  3. Klik Simpan & Proses Migrasi
  4. Sistem akan otomatis membuat jurnal saldo awal

5.4 Mencatat Pembayaran Angsuran

Alur kerja pencatatan angsuran:

  1. Buka Daftar Pinjaman
  2. Pilih nasabah yang membayar
  3. Klik Input Angsuran
  4. Isi jumlah total yang dibayarkan — sistem otomatis memisahkan porsi pokok dan bunga menggunakan metode declining balance (bunga dihitung dari sisa pokok)
  5. Sistem otomatis mencatat jurnal dan memperbarui sisa tagihan

5.5 Melihat & Mencetak Laporan

  1. Buka menu Laporan Kinerja
  2. Anda akan melihat metrik real-time: NPL, Yield, dan Total Penyaluran.
  3. Cetak Dokumen Resmi:
    • Kwitansi: Klik cetak pada riwayat pembayaran untuk bukti bayar sah.
    • Kartu Angsuran: Tersedia di detail pinjaman untuk kontrol angsuran nasabah.
    • Surat Keterangan Lunas (SKL): Diterbitkan otomatis saat pinjaman mencapai saldo Rp 0.

💡 Fitur Audit Digital: Semua dokumen cetak kini dilengkapi dengan Digital Audit Footer yang mencatat waktu cetak dan pernyataan validitas tanpa tanda tangan basah, memastikan integritas dokumen di hadapan pemeriksa/auditor.


6. Kebijakan Kredit & Kolektibilitas#

Ketentuan Umum Pinjaman

ParameterKetentuan
Suku BungaDitentukan per pinjaman saat kontrak dibuat
Plafon MaksimalTidak ada batasan (berdasarkan ketersediaan dana)
Metode BungaFlat atau Menurun (Declining), dipilih saat pencairan
Jangka WaktuFleksibel, disepakati antara pengurus dan nasabah
JaminanOpsional, dicatat di catatan kontrak

Klasifikasi Kolektibilitas (Standar Bank Indonesia)

Setiap piutang pinjaman wajib diklasifikasikan berdasarkan ketepatan pembayaran:

KolNamaKriteriaWarna Indikator
1LancarPembayaran tepat waktu, tidak ada tunggakan🟢 Hijau
2Dalam Perhatian KhususTunggakan 1-90 hari🟡 Kuning
3Kurang LancarTunggakan 91-120 hari🟠 Oranye
4DiragukanTunggakan 121-180 hari🔴 Merah
5MacetTunggakan lebih dari 180 hari⚫ Hitam

Rasio NPL (Non-Performing Loan)

NPL = (Piutang Kol 3 + Kol 4 + Kol 5) / Total Piutang × 100%
  • NPL < 5%: Sehat (target ideal)
  • NPL 5-8%: Waspada
  • NPL > 8%: Berbahaya, perlu tindakan segera

7. SOP Restrukturisasi Kredit#

Pengertian

Restrukturisasi kredit adalah upaya penyelamatan piutang macet melalui perubahan syarat-syarat pinjaman. Tujuannya adalah mengembalikan sebanyak mungkin modal yang sudah disalurkan.

Jenis Restrukturisasi

1. Pemutihan Bunga (Interest Waiver)

  • Definisi: Nasabah hanya diwajibkan membayar pokok, bunga dihapuskan.
  • Kapan Digunakan: Untuk piutang Kol 4-5 yang sudah lama macet.
  • Contoh: Kasus Ibu Titin — hanya membayar pokok Rp 14.560.000, bunga Rp 0.
  • Syarat: Harus ada Berita Acara yang ditandatangani minimal 2 pengurus.

2. Perpanjangan Tenor (Rescheduling)

  • Definisi: Jangka waktu diperpanjang agar cicilan per bulan lebih ringan.
  • Kapan Digunakan: Nasabah masih mampu bayar tapi kesulitan dengan jumlah cicilan.
  • Contoh: Pinjaman 12 bulan diperpanjang menjadi 24 bulan.

3. Pengurangan Pokok (Haircut)

  • Definisi: Sebagian pokok pinjaman dihapuskan.
  • Kapan Digunakan: Kasus sangat ekstrem, nasabah benar-benar tidak mampu.
  • Contoh: Pokok Rp 10 juta diturunkan menjadi Rp 6 juta.
  • Syarat: Persetujuan Rapat Pengurus BUMDes + Persetujuan Kepala Desa.

Dokumen Pendukung Restrukturisasi

Setiap restrukturisasi wajib didokumentasikan dengan:

  1. Berita Acara Restrukturisasi — Ditandatangani nasabah dan minimal 2 pengurus
  2. Surat Pernyataan Kesanggupan — Komitmen nasabah untuk membayar sesuai skema baru
  3. Notulen Rapat Pengurus — Bukti bahwa keputusan diambil secara kolektif
  4. Foto/Scan KTP — Identitas nasabah yang direstrukturisasi

⚠️ PENTING: Tanpa dokumen pendukung, restrukturisasi dianggap tidak sah dan berpotensi menjadi temuan audit.


8. Peta Jalan Pengembangan (Roadmap)#

Fase 1 — Fondasi ✅ (Selesai)

FiturStatus
Migrasi Data Pinjaman Lama (Kredit Macet)✅ Selesai
Navigasi Sidebar USP✅ Selesai
Laporan NPL / Kolektibilitas✅ Selesai
Halaman Daftar Pinjaman (Data Real)✅ Selesai
Jurnal Akuntansi Otomatis (Saldo Awal)✅ Selesai

Fase 2 — Operasional Inti ✅ (Selesai)

FiturStatus
Halaman Nasabah dari Database Real✅ Selesai
Input Angsuran / Pembayaran (Declining Balance)✅ Selesai
Pengajuan Pinjaman Baru (suku bunga fleksibel)✅ Selesai
Pencatatan Simpanan (Pokok, Wajib, Sukarela)✅ Selesai
Manajemen Agunan / Digital Vault✅ Selesai
Penutupan & Write-off Pinjaman✅ Selesai

Fase 3 — Pelaporan & Administrasi ✅ (Selesai)

FiturStatus
Cetak Kartu Angsuran (Standard Audit)✅ Selesai
Cetak Kwitansi Pembayaran Otomatis✅ Selesai
Surat Keterangan Lunas (SKL) Terintegrasi✅ Selesai
Standardisasi Margin Laporan (0.5in)✅ Selesai
Digital Audit Footer (Anti-Overlap)✅ Selesai

Fase 4 — Inovasi & AI ✅ Implementasi Awal

  • ✅ AI Intelligence Center (Dashboard Analitik Peter)
  • ✅ BUMDes TrustScore (Scoring Nasabah)
  • ✅ Deteksi Anomali Data Otomatis
  • 📋 Integrasi Portal Warga (Nasabah cek saldo sendiri)
  • 📋 Notifikasi Jatuh Tempo (WhatsApp/SMS)
  • 📋 Dashboard Risiko (Early Warning System)

Fase 5 — Administrasi & Persuratan ✉️ Blueprint Siap

  • 📋 Modul Surat Perjanjian Kredit (SPK) Otomatis
  • 📋 Modul Surat Keterangan Lunas (SKL)
  • 📋 Sistem Surat Peringatan (SP 1-3) Berbasis AI
  • 📋 Tanda Terima Agunan Digital (Vault Receipt)

9. Integrasi Kecerdasan Buatan (AI Intelligence)#

Sistem ERP BUMDes Bolulango kini mendukung fitur berbasis AI untuk meningkatkan akurasi pengambilan keputusan di Unit Simpan Pinjam.

9.1 AI Credit Scoring (BUMDes TrustScore)

Sistem menggunakan algoritma AI untuk menghitung skor kepercayaan nasabah (0-100) berdasarkan:

  • Disiplin Bayar: Ketepatan waktu angsuran.
  • Kedalaman Hubungan: Keaktifan menabung dan transaksi di unit usaha lain (Toko/Petty Cash).
  • Rasio Utang: Perbandingan pinjaman terhadap aset jaminan.

9.2 AI Anomaly Detection

AI memantau database secara real-time untuk mendeteksi kesalahan input atau potensi kecurangan.

9.3 Peter AI Advisor: Analisis & Penagihan Proaktif

Sistem USP BUMDes terintegrasi dengan Peter AI Advisor yang membantu pengurus dalam:

  • Scoring Kepercayaan: Memberikan skor 0-100 bagi setiap nasabah (BUMDes TrustScore).
  • Deteksi Anomali: Menemukan input data yang tidak sinkron secara otomatis.
  • Ramalan Masa Depan: Memprediksi siapa yang akan telat bayar sebelum jatuh tempo.
  • WhatsApp Digital Notice: Mengirim draf pesan resmi (SP Digital) langsung ke HP nasabah.
  • One-Click Legal: Mencetak Surat Peringatan (SP 1-3) yang datanya sudah terisi otomatis oleh AI.

9.4 AI Advisory

Peter AI juga memberikan saran otomatis kepada pengurus mengenai:

  • Kapan harus menaikkan suku bunga.
  • Nasabah mana yang layak mendapatkan "Reward" bunga rendah.
  • Strategi penagihan terbaik untuk nasabah yang mulai masuk Kol-3.

10. Administrasi & Pembaruan Data#

Pengurus wajib memastikan nomor telepon dan alamat nasabah selalu terbaru melalui fitur Edit Profil di halaman detail anggota agar sistem notifikasi Peter AI dapat berjalan dengan akurat.


Catatan Penutup#

Dokumen ini akan terus diperbarui seiring perkembangan modul USP. Jika ada pertanyaan atau masukan, silakan hubungi administrator sistem.

Terakhir diperbarui: Mei 2026 — Audit COA & Modernisasi USP

Disusun oleh: Tim Pengembangan ERP BUMDes Bolulango