Panduan Smart Farming & Logistik
π Panduan Pengguna: Smart Farming & Logistics Ketapang
Modul Ketahanan Pangan (Ketapang) BUMDes Anda kini telah dilengkapi dengan kemampuan tingkat lanjut (Advanced Capabilities) berupa Pemetaan Spasial (GIS) dan Kecerdasan Buatan (AI).
Dokumen ini adalah panduan lengkap (User Manual) bagi Staf Admin, Manajer Unit, maupun Kepala Desa untuk mengoperasikan fitur-fitur baru tersebut.
πΊοΈ 1. Mengoperasikan Peta Lahan (GIS)#
Fitur ini digunakan untuk mendata batas pasti lahan pertanian BUMDes secara geografis.
A. Cara Mengakses Peta Lahan
- Buka menu Pusat Kontrol Utama (Dashboard Ketapang).
- Di sudut kanan atas (sebelah pengaturan COA), klik tombol Peta Lahan (GIS) berwarna hijau.
- Anda akan melihat layar terbagi dua: Panel Kontrol Lahan di sebelah kiri, dan Google Maps interaktif di sebelah kanan.
B. Mode Gambar Poligon (Untuk Staf di Kantor)
Jika Anda tahu persis batas lahan BUMDes di peta satelit:
- Klik tombol Gambar Poligon Manual (PC) di panel kiri.
- Arahkan mouse ke peta, klik pada titik awal lahan.
- Lanjutkan meng-klik titik-titik batas lahan lainnya hingga membentuk bangun datar (poligon).
- Klik kembali titik awal untuk menutup poligon.
- Sistem akan otomatis menyimpan batas area dan menghitung luas sentral lahan (dalam PostGIS).
C. Mode Rekam Jejak GPS (Untuk Mandor di Lapangan)
Jika bentuk lahan sulit dipetakan dari gambar satelit (tertutup awan/pohon):
- Buka ERP BUMDes melalui Smartphone mandor lahan.
- Buka menu Peta Lahan (GIS), lalu klik tombol Rekam Jejak GPS (HP).
- Izinkan browser mengakses lokasi (Location Permission).
- Berjalanlah menyusuri batas terluar lahan. Sistem akan merekam titik koordinat setiap 5 meter secara otomatis.
- Klik "Selesai", dan garis poligon lahan Anda akan terbentuk di sistem pusat.
π€ 2. Meminta Prediksi Panen AI (Google Gemini)#
BUMDes Anda kini didampingi pakar Agronomi AI dari Google (Gemini 2.5 Flash). AI ini bisa memprediksi seberapa besar hasil panen Anda dan apa risiko kerusakannya.
Cara Meminta Prediksi:
- Buka menu Peta Lahan (GIS).
- Di panel kiri bagian "Daftar Lahan Aktif", cari lahan yang statusnya sedang Tanam Aktif (misal: Sedang Tanam Jagung Manis).
- Pastikan staf Anda rajin mengisi log harian (jumlah pupuk urea, penyemprotan hama) di menu aktivitas lahan.
- Klik lahan tersebut, lalu klik tombol ungu: "Minta AI Prediksi Panen".
- Tunggu 2-3 detik. AI akan menganalisis data luasan GIS dan log pemupukan Anda untuk menghasilkan:
- Estimasi Hasil Panen: Prediksi berapa ton komoditas yang akan dihasilkan.
- Tingkat Risiko: LOW (Aman), MEDIUM (Waspada), atau HIGH (Bahaya Gagal Panen).
- Rekomendasi Pakar: Saran singkat tindakan (misal: "Kurangi pupuk nitrogen karena risiko hama jamur di minggu ke-4").
π 3. Melacak Rute Logistik (Supply Chain GIS)#
Fitur ini melacak rute suplai logistik saat hasil panen Ketapang dikirim ke Gudang BUMDes atau ke Pasar/Pelanggan.
A. Cara Mengakses Peta Logistik
- Kembali ke Dashboard Pusat Kontrol Utama Ketapang.
- Klik tombol Rute Logistik berlogo truk di sudut kanan atas.
- Layar Peta Logistik akan terbuka, menampilkan Google Maps beserta daftar Surat Jalan (Delivery Orders) di panel kiri.
B. Mengkalkulasi Rute Optimal
Sistem bisa mencarikan jalan aspal/rute terpendek untuk pengemudi BUMDes.
- Pada panel kiri, klik salah satu Surat Jalan yang belum memiliki jarak tempuh.
- Klik tombol Kalkulasi Rute Optimal.
- Sistem akan memanggil Google Directions API. Dalam sekejap, rute perjalanan akan tergambar sebagai garis biru di atas peta, lengkap dengan info jarak tempuh aktual (Km) dan estimasi waktu perjalanan (Menit).
- Data ini tersimpan permanen di database dan bisa digunakan untuk mengevaluasi efisiensi bahan bakar (BBM) kendaraan pengirim.
β FAQ & Troubleshooting#
- Peta tidak muncul / hanya berwarna abu-abu?
Solusi: Pastikan
NEXT_PUBLIC_GOOGLE_MAPS_API_KEYdi Environment Variables (.env) BUMDes Anda tidak kosong dan memiliki limit yang cukup. - AI Prediksi Panen memberikan pesan Error / 403?
Solusi: Pastikan
GEMINI_API_KEYdi sistem server Anda valid dan langganan Google Vertex/AI Studio aktif. - Rute logistik gagal dikalkulasi? Solusi: Pastikan titik Origin (Titik asal Gudang BUMDes) dan Destination (Lokasi Unit Pembeli) memiliki koordinat (Latitude/Longitude) yang terisi dan valid di profil masing-masing unit.
Dokumen ini berlaku mulai versi ERP BUMDes v2.0 (Smart Farming Edition).