Standar Akuntansi & COA
Standar Akuntansi & Chart of Accounts (COA) BUMDes
Dokumen ini adalah acuan baku Kode Rekening (Akun) dan Kebijakan Akuntansi yang wajib diterapkan oleh seluruh Unit Usaha dalam sistem ERP BUMDes untuk memastikan konsolidasi laporan keuangan yang valid.
I. Kebijakan Akuntansi Umum#
1. Basis Pencatatan (Accrual Basis)
Transaksi dicatat pada saat terjadi, bukan hanya saat uang diterima/keluar.
- Pendapatan: Diakui saat barang diserahkan ke pelanggan (meski belum bayar).
- Beban: Diakui saat manfaat diterima (misal: Listrik bulan Juni dicatat biaya Juni, meski bayar di Juli).
2. Metode Persediaan
- Perpetual: Stok diupdate real-time setiap transaksi.
- Valuasi: Rata-rata Tertimbang (Weighted Average Cost).
3. Penyusutan & Amortisasi Aset
Menggunakan Metode Garis Lurus tanpa nilai sisa:
- Gedung Permanen (Milik Sendiri): 20 Tahun (5% per tahun).
- Renovasi Aset Sewa (Leasehold Improvements): Diamortisasi sesuai sisa masa sewa (misal: Sewa 5 tahun = 20% per tahun).
- Mesin & Peralatan: 8 Tahun (12.5% per tahun).
- Kendaraan: 8 Tahun (12.5% per tahun).
- Inventaris Kantor (Laptop/Meja): 4 Tahun (25% per tahun).
II. Struktur Kode Akun (Chart of Accounts)#
Format Kode Utama: X-YZZ
- X: Kategori Utama (1=Aset, 2=Kewajiban, 3=Ekuitas, 4=Pendapatan, 5=Beban).
- Y: Sub-Kategori (1=Lancar, 2=Tetap, dst).
- ZZ: Nomor Urut Detail.
Format Digital (Database): X-XXXX Untuk mendukung integrasi sistem, kode dalam database disimpan dengan format pemisah (-) untuk memudahkan pembacaan laporan.
Contoh Visual:
1-101 → Kas Tunai Unit
│ └─ Detail: Kas (01)
│ └─── Sub: Aset Lancar (1)
└───── Kategori: Aset (1)
Filosofi: Sistem ini menggunakan tabel tunggal coa sebagai Single Source of Truth. Tabel legacy accounts telah dihapus sepenuhnya untuk mencegah redundansi data.
1-000 ASET (HARTA)
1-100 Aset Lancar
1-100Kas Tunai BUMDes Pusat (Holding)1-101Kas Tunai Unit (Main Cash)1-101.01Kas Tunai - Unit Simpan Pinjam1-101.06Kas Tunai - Sub-Unit Ayam Petelur1-102Rekening Bank BUMDes1-103Kas Kecil (Petty Cash)1-103.01Kas Kecil - Unit Simpan Pinjam1-103.06Kas Kecil - Sub-Unit Ayam Petelur1-104Persediaan Barang Dagang (Toko)1-105Persediaan Bahan Baku (Raw Material)1-106Sewa Dibayar Dimuka (Prepaid Rent)1-107Persediaan Barang Jadi / Hasil Panen1-108PPN Masukan (Input VAT)1-111Piutang Usaha (Trade Receivable)1-111.06Piutang Usaha - Sub Ayam Petelur1-112Piutang Simpan Pinjam (USP Loan)1-199Penyisihan Piutang Tak Tertagih (Contra — Credit)
1-200 Aset Tetap
1-201Tanah & Bangunan (Milik Sendiri)1-202Mesin & Peralatan Kandang/Produksi1-203Kendaraan Operasional1-204Aset Biologis (Ternak Indukan/Produksi)1-205Hak Sewa / Renovasi Bangunan (Leasehold Improvements)1-299Akumulasi Penyusutan Aset (Credit)
2-000 KEWAJIBAN (HUTANG)
2-101Hutang Usaha (ke Supplier)2-102Hutang Gaji & Upah2-103Titipan Dana Sosial / CSR2-104Hutang Biaya Produksi & Overhead (Ketapang/Manufaktur)2-105PPN Keluaran (Output VAT)2-106Hutang Pajak PPh 21 (Karyawan)2-107Hutang Pajak PPh 23 (Jasa)2-201Simpanan Pokok Anggota (USP)2-202Simpanan Wajib Anggota (USP)2-203Simpanan Sukarela Anggota (USP)2-301Utang SHU Desa (PADes)2-302Utang SHU Masyarakat2-303Utang SHU Pengurus & Pengawas
3-000 EKUITAS (MODAL)
3-101Penyertaan Modal Desa (Awal)3-102Penyertaan Modal Masyarakat3-200Saldo Laba Ditahan (Retained Earnings)3-300Laba/Rugi Tahun Berjalan (Current Year Earnings)3-401Prive / Penarikan Modal
4-000 PENDAPATAN
4-100 Pendapatan Usaha
4-101Penjualan Tunai Ritel4-102Pendapatan Sewa Aset4-103Penjualan Hasil Ternak (Telur/Daging)4-104Penjualan Jasa Layanan4-105Penjualan Kredit / Tempo4-601Pendapatan Bunga Pinjaman USP4-602Pendapatan Administrasi Pinjaman
4-200 Pendapatan Lain-lain & PSAK 69
4-201Pendapatan Bunga Bank4-202Pendapatan Limbah (Pupuk Kandang)4-203Keuntungan Revaluasi & Panen Ternak — Unrealized Gain (PSAK 69)4-204Pendapatan Panen Hortikultura4-205Pendapatan Panen Jagung
4-300 Pendapatan Antar Unit (Eliminasi)
4-301Penjualan Internal ke Unit Lain
4-500 Keuntungan Non-Operasional
4-501Keuntungan Penjualan Aset Tetap
5-000 BEBAN (BIAYA)
5-100 Beban Pokok Pendapatan (HPP)
5-101HPP Barang Dagang5-102Biaya Pakan Ternak (Cost of Feed)5-103Beban Kesehatan & OVK5-104Alokasi Biaya Produksi (Kontra — Credit) — DEPRECATED: Kredit panen kini ke4-203
5-200 Beban Operasional
5-201Beban Gaji & Tunjangan5-202Beban Listrik, Air, Internet5-203Beban Pajak (PBB, dll)5-204Beban Pemasaran & Iklan5-205Beban Penyusutan Aset5-206Kematian Ternak (Mortalitas)5-207Beban Amortisasi Sewa (Leasehold)5-208Beban Pemeliharaan & Perbaikan Aset5-209Beban Penyisihan Piutang Tak Tertagih5-210Jasa Medis & Konsultan (Vet)5-220Kerugian Selisih Nilai Wajar Aset Biologis (PSAK 69)5-299Beban Selisih Stok (Opname)
5-300 Beban Antar Unit (Eliminasi)
5-301Pembelian Internal dari Unit Lain
5-500 Kerugian Non-Operasional
5-501Kerugian Penjualan Aset Tetap5-502Beban Kerugian Penghapusan Aset (Write-Off)5-503Beban Hibah & Sumbangan Aset
5-900 Beban Luar Biasa
5-901Beban Penghapusan Piutang (USP Write-Off)
7-000 AKUN ANTAR KANTOR (REKENING KORAN / RK)
7-101RK Induk (Kewajiban ke Atas)7-201RK Unit Perdagangan (Di Buku Pusat)7-202RK Unit Peternakan (Di Buku Pusat)7-203RK Unit Jasa/Wisata (Di Buku Pusat)
Catatan Migrasi: Akun legacy
1-602(Piutang Antar Unit) dan2-601(Hutang Antar Unit) telah dimigrasi ke7-101per Migrasi 489. Seluruh transaksi antar kantor kini menggunakan skema7-xxxtunggal.
Catatan Integrasi: Sistem ERP akan otomatis memposting jurnal ke akun-akun di atas berdasarkan jenis transaksi. Kepala Unit dilarang membuat akun baru tanpa persetujuan Manajer Keuangan BUMDes Pusat.
Terakhir disinkronkan dengan database: Migrasi 493 — 07 Mei 2026