Roadmap Dashboard Ketapang
Roadmap & Simulasi Pengembangan "Ketapang Intelligence Center"
Dokumen ini memetakan visi masa depan untuk mentransformasi Dashboard generik saat ini menjadi Ketapang Intelligence Centerβpusat komando khusus yang memahami keunikan dan dinamika 5 mesin bisnis SBU Ketahanan Pangan (Ketapang).
1. Visi Utama: From Tracking to Directing#
Saat ini, dashboard memotret data historis (sejarah saldo). Ke depannya, Dashboard Ketapang harus mampu memberikan arahan strategis harian kepada Manajer Unit (Maluo) berdasarkan integrasi hulu-hilir (Ekonomi Sirkular).
2. Fitur Unggulan 1: Circular Economy (Tukar Guling) Tracker#
Karena Ketapang sangat mengandalkan pertukaran material antar unit tanpa transaksi kas (uang), dashboard wajib melacaknya agar manajemen tahu efek efisiensinya.
Konsep Visual (Widget Simulator)
textπ SIKLUS SIRKULAR KETAPANG (Bulan Ini) [ π Kotoran Petelur ] ----- Rp 1.500.000 -----> [ π½ Perkebunan Jagung ] [ π½ Pakan Jagung ] ----- Rp 3.200.000 -----> [ π Penggemukan Sapi ] [ π Kotoran Sapi ] ----- Rp 2.000.000 -----> [ π± Kebun Hortikultura] π TOTAL NILAI EFISIENSI (UANG YANG DIHEMAT): IDR 6.700.000
Logika Sistem (Cara Kerja)
- Rekening Koran Jurnal: Sistem akan melacak seluruh Jurnal Transaksi di mana Akun Debit berasal dari satu
unit_idanak Ketapang, dan Akun Kreditnya berasal dariunit_idanak Ketapang lainnya. - Sistem menyaring transaksi tersebut untuk memisahkan Pendapatan Eksternal (dari warga/Pasar Bumi) dengan Pendapatan Internal (dari unit sebelah).
- Manajer bisa membuktikan kepada Kepala Desa: "Bulan ini kita rugi Rp 5 Juta di pembukuan Sapi, tapi sebenarnya kita berhemat Rp 6.7 Juta karena Sapi diberi pakan sisa Jagung gratis. Jadi secara grup Ketapang, kita untung Rp 1.7 Juta."
3. Fitur Unggulan 2: Sectoral P&L Stacked Bar (Grafik Laba Tumpuk)#
Saat ini grafik hanya satu garis tren holding. Kita perlu membedahnya per sentra produksi, agar Manajer Ketapang tahu "Beban Berat" ada di pundak unit mana.
Konsep Visual (Widget Simulator)
(Sebuah grafik batang vertikal per bulan. Tiap batang dipotong menjari warna-warni)
text[ +4Jt (Pasar) ] [ +2Jt (Sayur) ] [ +3Jt (Sayur) ] [ +1Jt (Telur) ] [ +5Jt (Telur) ] [ 0 ]-------------------------------------------- [ GARIS BREAK EVEN POINT ] [ -2Jt (Broiler)] [ -3Jt (Sapi) ] [ -1Jt (Sapi) ] ------------------------------------------------- Januari Februari
Logika Sistem (Cara Kerja)
- Pada
lib/actions/dashboard.ts,monthRevenuedanmonthExpensetidak langsung dijumlah total. - Melainkan menggunakan
GROUP BY business_unit_iddari kelima anak perusahaan tersebut. - Frontend (menggunakan library Recharts/Tailwind) menumpuk nilai positif (Laba) ke atas garis nol, dan menumpuk nilai negatif (Rugi) ke bawah garis nol.
4. Fitur Unggulan 3: Real-time Commodity Buffer (Stok Penyangga Darurat)#
Pusat Ketahanan Pangan adalah badan penyangga krisis. Dashboard harus melaporkan berapa hari lagi persediaan pangan desa akan habis jika diputus dari luar desa.
Konsep Visual (Widget Simulator)
textπ‘οΈ KETAHANAN PANGAN DESA (Buffer Stock) π₯ Telur Ayam : 5.400 Butir (Cukup untuk 14 Hari Kritis) - STATUS: AMAN π Daging Broiler : 0 Kg (Kritis! Panen masih 12 Hari lagi) - STATUS: KURANG π½ Jagung Pakan : 200 Kg (Cukup untuk 4 Hari) - STATUS: WARNING
5. Roadmap Eksekusi (Development Tahap Lanjut)#
| Fase | Target Implementasi | Detail Teknis / Backend | Area UI / Frontend |
|---|---|---|---|
| Fase 1 | Pembuatan Grafik P&L Sektoral | Refactor getRevenueChart memakai GROUP BY unit. | Ganti Line Chart di halaman Holding menjadi Stacked Bar Chart jika unit_id = KTPG. |
| Fase 2 | Sistem Eliminasi Sirkular | Menyisipkan flag is_intercompany di tabel journal_line_items saat formasi Jurnal Cepat antar unit. | Tambahkan kartu "Efisiensi Dana Desa" Rp X.XXX.XXX. |
| Fase 3 | Modul Ketahanan (Logistics) | Agregasi data dari modul POS Gudang Ketapang (Pasar Bumi) vs Total Panen Kandang. | Kartu Status Buffer Stock (Aman, Warning, Kritis). |
Kesimpulan:
Dengan merancang spesifikasi seperti dokumen ini sebelum menulis kode UI/UX nyata, kita memastikan fondasi database yang telah terbangun saat ini benar-benar tidak akan dibongkar lagi, dan hanya berfokus pada teknik pengambilan kueri (query fetch) khusus ke depan saat fase development UI baru di-inisiasi.