Manajemen Inventori
📦 MANAJEMEN INVENTORI & TRANSFER STOK (MULTI-UNIT)
Sistem ERP BUMDes mendukung pengelolaan stok yang kompleks dengan fitur Multi-Gudang (Multi-Warehouse) dan Transfer Antar Unit yang terintegrasi langsung dengan pembukuan akuntansi.
1. KONSEP DASAR STOK DI BUMDES#
Stok di BUMDes bukan hanya barang dagangan toko. Kita mengelola berbagai jenis persediaan:
- Persediaan Barang Dagang (Trading Goods): Barang yang dibeli untuk dijual kembali tanpa diolah (Contoh: Sembako, Pupuk).
- Bahan Baku (Raw Materials): Barang yang akan diolah (Contoh: Pakan Ternak, Benih Padi).
- Aset Biologis (Biological Assets): Makhluk hidup yang dikelola (Contoh: Ayam Petelur, Ikan Nila, Tanaman Cabai).
- Barang Pakai Habis (Consumables): Perlengkapan kantor/kandang (Contoh: Sabun Cuci, Kertas).
Setiap jenis stok ini memiliki perlakuan akuntansi yang berbeda, namun dikelola dalam satu modul Inventori Terpusat.
2. STRUKTUR MULTI-GUDANG (WAREHOUSE LOCATIONS)#
Satu Unit Usaha bisa memiliki banyak lokasi penyimpanan:
- Unit Pertanian:
Gudang Pusat(Penyimpanan Pupuk & Obat)Silo Gabah(Penyimpana Hasil Panen)
- Unit Toko:
Rak Depan(Display Toko)Gudang Belakang(Buffer Stock)
- Unit Peternakan:
Gudang Pakan(Penyimpanan Konsentrat)Kandang A(Lokasi Ayam Fase Grower)Kandang B(Lokasi Ayam Fase Layer)
Dengan memisahkan lokasi, kita bisa melacak pergerakan barang lebih akurat dan mencegah kehilangan.
3. TRANSFER STOK ANTAR UNIT (INTER-UNIT TRANSFER)#
Fitur unggulan sistem ini adalah Transfer Stok Otomatis. Ini bukan sekadar memindahkan jumlah barang, tapi juga memindahkan nilai uang (Aset) antar pembukuan unit.
A. Alur Kerja (Workflow)
mermaidsequenceDiagram participant GUD_PUSAT as Gudang Pusat participant ERP as Sistem ERP participant GUD_TERNAK as Gudang Unit Ternak participant ACC as Akuntansi (Jurnal) GUD_PUSAT->>ERP: Buat Transfer "Pakan 1 Ton" ke Unit Ternak ERP->>GUD_TERNAK: Notifikasi Barang Masuk Pending GUD_TERNAK->>ERP: Konfirmasi Terima Barang (Item Receipt) rect rgb(200, 240, 255) Note over ERP: PROSES AKUNTANSI OTOMATIS ERP->>ACC: KREDIT Persediaan Gudang Pusat (Rp 5.000.000) ERP->>ACC: DEBIT Piutang Unit Ternak (Rp 5.000.000) ERP->>ACC: DEBIT Persediaan Unit Ternak (Rp 5.000.000) ERP->>ACC: KREDIT Hutang ke Induk (Rp 5.000.000) end
B. Otomatisasi Jurnal
Saat transfer statusnya "Completed", sistem otomatis membuat 2 pasang jurnal:
-
Di Jalur Pengirim (Sender):
- (D) Piutang Unit Penerima (Akun 1-16xx)
- (K) Persediaan Barang (Akun 1-14xx/1-13xx)
- Artinya: Stok fisik berkurang, tapi piutang (hak tagih) bertambah.
-
Di Jalur Penerima (Receiver):
- (D) Persediaan Barang (Akun 1-13xx)
- (K) Hutang ke Pengirim (Akun 2-16xx)
- Artinya: Stok fisik bertambah, tapi punya kewajiban bayar ke pengirim.
Ini menjaga Laporan Keuangan tiap unit tetap Seimbang (Balance) dan akuntabel.
4. CARA MELAKUKAN TRANSFER STOK#
- Masuk ke Menu Inventori & Logistik > Transfer Stok.
- Klik tombol "Buat Transfer Baru".
- Pilih Gudang Asal (Sumber barang) dan Gudang Tujuan.
- Pilih Produk dan Masukkan Jumlah.
- Sistem akan mengecek stok di gudang asal. Jika kurang, transfer ditolak.
- Klik "Proses Transfer".
- Status transfer akan menjadi
COMPLETED(untuk saat ini otomatis, ke depan bisa pakai approval).
5. STOK OPNAME (ADJUSTMENT)#
Jika stok fisik berbeda dengan stok komputer (karena rusak/hilang/susut), lakukan Stok Opname.
- Masuk ke Menu Inventori > Stok Opname.
- Pilih Gudang.
- Input jumlah fisik yang sebenarnya (
Physical Count). - Sistem akan menghitung selisih (
Variance).- Jika Minus (Hilang): Otomatis jadi Beban Kerugian Stok (Expense).
- Jika Plus (Ketemu): Otomatis jadi Pendapatan Lain-Lain (Revenue).
PENTING: Stok Opname harus dilakukan minimal 1 bulan sekali tiap akhir bulan sebelum tutup buku.
Dokumen ini diperbarui terakhir pada: 2026-05-07